Slider

GALERI

News

MUSIK

BUDAYA WISATA

Event

TIPS

SELEBRITIS

Subang Miliki Tiga Batik Khas

Bupati Subang Ojang Sohandi dan Ketua DPRD Subang Beni Rudiono menandatangani pengesahan Perda Batik, Lingkungan Hidup dan Limbah, Jumat (29/1).
Bupati Subang H. Ojang Sohandi, S.STP., M.Si bersama Ketua DPRD Kabupaten Subang Ir. Beni Rudiono, mengesahkan tiga Peraturan Daerah (Perda), Jumat (29/1). Perda yang disahkan meliputi, lingkungan hidup, limbah dan batik khas Subang. Pengesahan tersebut, disaksikan Wakil Bupati Subang Hj. Imas Aryumningsih, S.E, para pimpinan dewan H. Ahmad Rizal, Agus Masykur dan Hendra Purnawan dan seluruh anggota dewan DPRD.
 
Bupati Ojang mengatakan, Pemerintah Kabupaten Subang mengesahkan dua Perda, yaitu Limbah dan Batik Ciri Khas Kabupaten Subang.

Saat ini, Ojang menuturkan, Kabupaten Subang memiliki tiga motif batik, yaitu batik Singa warna, Nanas warna hitam dan batik motif Bejana Purba, “Di-Perda-kannya batik ciri khas, semua pejabat dan ASN Kabupaten Subang, harus mengunakan batik ciri khas Subang, baik batik Sisingaan, Nanas atau Bejana Purba.

Terkait Perda Limbah, Ojang mengaskan, semua pabrik yang menghasilkan limbah jangan dibuang ke sungai. Limbah tersebut harus dikemas dengan baik, jangan mencemari lingkungan atau sungai.

 “Disahkannya Perda Limbah, semua pabrik dan rumah sakit, klinik puskesmas limbahnya harus ditertibkan. Apabila pabrik yang lain melanggar perda tersebut, maka kita akan melakukan tindakan sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Subang Ir. Beni Rudiono menjelaskan, terkait batik hal itu merupakan budaya. Beni berbangga hati, Kabupaten Subang memiliki batik sejak prasaejarah. 

“Kita bersukur Kabupaten Subang memiliki Perda Batik Subang. Saya sangat yakin, Perda batik belum tentu di Kabupaten ada. Adanya Perda Batik, jelas para pejabat, anggota dewan termasuk masyarakat Kabupaten Subang harus mengunakan batik ciri khas Subang,” kata Beni.

Minum Oralit dan Giat PSN Cegah Virus Zika

Penderita DBD di RSUD ciereng semakin padat, sehari mencapai puluhan pasien yang dirujuk.
Dinas Kesehatan (Dinkes) mengimbau masyarakat agar waspada terhadap virus zika, yang diindikasi mulai menyebar ke Indonesia. Virus zika sama penularannya melalui nyamuk yang sama penyebab demam Berdarah Dengue (DBD). Saat ini, penderita DBD sangat melonjak, data bulan Januari 2016 ada 90 penderita yang terdata di Dinkes Subang.

Kabid P2PL yang juga Plt Yankes Dinkes Subang dr Maxi mengatakan, saat ini penyebaraan virus zika belum menyebar di Kabupaten Subang. Namun sangat perlu masyarakat untuk mengantispasi dan waspada.

Virus zika, dr Maxi menjelaskan, titik merahnya lebih banyak khasnya adalah pendarahan pada mata. Virus zika hampir sama dengan DBD dan vektornya harus diberantas dengan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Namun masyarakat kurang apresiasi dengan melakukan PSN, malah mengandalkan fogging. Padahal yang bagus adalah PSN-nya dengan 3M.

Maxi mengingatkan untuk masyarakat di daerah perkotaan akan berkembangbiaknya nyamuk DBD, terutama nyamuk yang hidup di daerah air bersih. Ada penderita DBD yang telat dirujuk karena didiamkan di rumahnya di Kelurahan Pasirkareumbi. Maxi juga menyarankan masyarakat memelihara ikan untuk memberantas jentik nyamuk dan meminum oralit untuk daya tahan tubuh.

Wadirut RSUD Ciereng Subang dr Dwinan mengatakan, pihaknya kewalahan dengan adanya pertumbuhan penderita DBD yang sangat melonjak. Pasien DBD per harinya mencapai puluhan, sedangkan ruangannya terbatas.

Sementara itu, warga Perumahan Buana Subang Kencana Riski (37) mengatakan, warganya menginginkam adanya fogging untuk meminimalisir adanya DBD. Saat ini, mulai banyak beredar para penjual bubuk abate perseorangan dengan harga perbungkusnya Rp7.500. (PE)

Bulan Januari, Subang Dilanda Bencana

Pemukiman Desa Mulyasari sempat terendam air hingga 30 Cm, akibat luapan air sungai yang tersendat sampah.
Sebanyak enam rumah di Desa Mulyasari direndam banjjir akibat luapan air sungai. Pada bulan Januari 2016, terjadi angin puting beliung, pohon tumbang, longsor dan luapan air hingga menggenani pemukiman warga. Tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) menekankan masyarakat agar waspada terhadap bencana alam, dengan adanya cuaca ekstrim akhir-akhir ini.

Kasie Penanggulangan Bencana Dinsos Subang Tito mengatakan, saat ini masyarakat Kabupaten Subang harus waspada dengan adanya bencana alam. Akibat bencana alam tersebut, banyak rumah warga yang menjadi korban. 

Sepanjang bulan Januari 2016, Tito memaparkan, yang paling banyak bencana alam yaitu angin puting beliung. Ada beberapa rumah yang diterjang, seperti tiga rumah di Desa Belendung Kecamatan Cibogo. 14 rumah di Kelurahan Soklat yang terkena angin puting beliung.  

Sedangkan bencan lainnya, Tito menuturkan, pihaknya mendapat informasi dari Kecamatan Pamanukan untuk enam rumah di Desa Mulyasari terendam banjir. Penyebabnya, luapan air dari Sungai Cigadung yang intensitas airnya meningkat, karena curah hujan yang tinggi.

Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Subang Suwarna Murdiaz mengatakan, curah hujan yang tinggi diharapkan kepada masyarakat agar jangan membuang sampah sembarangan di selokan ataupun sungai. Pencemaran tersebut, bisa berakibat fatal dan menyebabkan bencana banjir.

Jajanan Tidak Sehat Rusak Moral

Disperindagsar ketika melakukan sidak ke sekolah. Ditemukan jajan tidak sehat seperti rokok isi permen dan lotre uang mainan.
Komisi IV DPRD akan memmanggil sekolah yang memperbolehkan pedagang jajanan tidak sehat. Terkait sidak Disperindagsar terhadap beberapa sekolah, ditemukan jajanan yang tidak mendidik, seperti rokok mainan, lotre judi dan lainnya.  Jajanan tersebut diindikasi bisa merusak moral konsumennya yang merupakan pelajar sekolah (usia dini).

Anggota Komisi IV DPRD Subang Nurul Mu’min mengatakan, pihaknya mendengar kabar ketika pihak Disperindagsar melakukan pengawasan ke berbagai sekolah di Kota Subang, menemukan jajanan yang tidak seharusnya dijual ke pelajar. Apalagi pelajar yang masih usia dini. 

Menurut Mu’min, pelajar sangat rentan terhadap jajanan yang bisa merusak moral, seperti rokok isi permen, lotre uang mainan dan lainnya. Jajanan seperti itu, secara tidak langsung mengajarkan pembelinya untuk terbiasa merokok dan berjudi. Hal tersebut tidak sepantasnya dilakukan pelajar.  

Dari sidak yang dilakukan Disperindagsar, Mu’min bersama Komis IV akan segera memanggil seluruh sekolah di Kabupaten Subang untuk menyosialisikan agar selektif memilih pedagang yang masuk ke lingkungan sekolah, sebagai antispasi. 

Sementara itu, Kasi PDN Disperindagsar Subang Agung Subur MT mengatakan, pihaknya melakukan pengawasan dan penyidakan terhadap beberapa sekolah dasar di kota Subang. Hasilnya ditemukan jajanan anak dengan bentuk rokok isi permen dan lotre uang mainan. Pihaknya sudah mengimbau terhadap pihak sekolah dan para pedagang agar jangan menjual hal yang merusak moral pembelinya.

Resep Praktis Ayam Suwir Pedas Manis

Kalau berbicara mengenai masakan atau olahan ayam, saya sangat senang nih Ladies, hihi. Ya, karena saya suka sama segala masakan maupun olahan ayam. Selain enak, daging ayam memiliki nutrisi yang baik sih bagi tubuh. Selain itu, daging ayam juga bisa diolah menjadi berbagai masakan enak. Mulai dari masakan gurih, masakan manis, masakan pedas atau bahkan masakan manis pedas. 
Bahan
  • 500 gram daging ayam (tanpa tulang, kukus hingga matang, suwir-suwir)
  • 3 cm jahe (memarkan)
  • 3 cm lengkuas (memarkan) 
  • Gula (secukupnya) 
  • Garam (secukupnya) 
  • Kaldu ayam bubuk (secukupnya) 
  • Kecap manis (secukupnya) 
  • 1 buah bawang bombay (iris tipis) 
  • 1 lembar daun salam 
  • 2 lembar daun jeruk 
  • Air jeruk lemon (secukupnya) 
  • 7 cabai rawit (iris serong) 
  • Minyak goreng (secukupnya)
  • Air (secukupnya)

Bumbu Halus
  • 5 siung bawang merah (haluskan)
  • 4 siung bawang putih (haluskan) 
  • 3 cabai merah besar (buang isi, haluskan) 
  • 2 butir kemiri (sangrai, haluskan)

Cara Membuat
  1. Panaskan minyak lalu tumis bumbu halus hingga harum.
  2. Jika bumbu sudah harum, tambahkan gula, garam, cabai rawit dan bawang bombay. Aduk-aduk hingga tercampur rata. 
  3. Jangan lupa memasukkan daun salam, daun jeruk, jahe, lengkuas dan kaldu ayam bubuk. Tambahkan sedikit air agar bumbu tidak gosong. 
  4. Selanjutnya, masukkan daging ayam. Tambahkan kecap manis dan aduk serta masak sampai matang. 
  5. Terakhir, tambahkan air jeruk nipis secukupnya agar rasa ayam suwir pedas manis ini makin nikmat dan lebih menggigit. 
  6. Segera angkat dan sajikan jika sudah matang.(vml)

Resep Sate Usus Ayam Mudah dan Lezat

Sate merupakan salah satu makanan khas Indonesia yang digemari banyak orang. Sate memiliki rasa yang khas dan juga lezat. Salah satu sate yang difavoritkan banyak orang adalah sate usus. Kali ini Vemale akan coba membagikan resepnya hanya untukmu
Bahan:
  • 250 gram usus yang sudah dibersihkan
  • 5 siung bawang putih
  • 2 butir bawang merah
  • 1/2 biji gula merah
  • 3 sdt kecap manis
  • 2 sdt tomat
  • 1/2 sdt gula
  • 1/2 sdt garam
Cara Memasak:
  1. Haluskan gula, garam, gula, bawang putih, dan bawang merah.
  2. Tambahkan kecap dan tomat.
  3. Haluskan lagi sampai lembut.
  4. Potong usus ayam dan campurkan dengan bumbu.
  5. Tusuki usus.
  6. Bakar sate.
  7. Sajikan dengan bumbu kecap.
Sangat praktis bukan ? Selamat mencoba ya! Resep ini pas disajikan untuk menu makan siang bersama orang tercinta.(vml)

Bunda, Ini Adalah Cara Kenalkan Makanan Sehat Pada Si Kecil

Memulai hidup sehat sejak dini penting, agar saat dewasa kelak si kecil tidak terkejut. Ajak si kecil untuk mengetahui manfaat pentingnya menjaga kesehatan. Anak kecil lebih mudah menerima pesan dan lebih mudah untuk menjalankannya dibandingkan seorang dewasa. Maka penting menanamkan pentingnya manfaat menjaga kesehatan.
  1. Jelaskan tentang manfaat mengonsumsi makanan sehat dengan sederhana. Daripada menjelaskan tentang kandungan kalori dan nutrisi yang tentu akan membuat rumit, lebih baik jelaskan tentang energi yang terkandung dalam makanan sehat. Ajak si kecil berdiskusi bahwa biskuit memiliki kandungan energi dibanding makanan lain. Jelaskan juga bahwa energi dapat membuat mereka lebih bersemangat untuk bermain dan berolahraga.
  2. Hindari mengucapkan makanan enak dan makanan tidak enak. Lebih baik sampaikan tentang makanan yang seharusnya lebih sering dimakan. Beri contoh bahwa sayuran, buah, ikan adalah makanan yang harus dimakan setiap hari. Dan jelaskan juga permen atau keripik kentang adalah makanan yang umumnya tidak harus dimakan setiap hari.
  3. Kreatif dalam menyajikan makanan akan membuat si kecil pun senang mengonsumsi makanan sehat. Menyajikan sayuran dengan bentuk tokoh idola mereka akan membuatnya lebih semangat untuk mengonsumsinya. Ajak mereka berbicara tentang kandungan makanan yang mereka makan. Karena penjelasannya dikemas menarik, si kecil pun akan lebih tertarik untuk mengikuti penjelasan kamu.
  4. Jangan batasi kreatifitas mereka. Ajak mereka untuk ikut aktif dalam memilih jenis makanan sehat yang ingin mereka makan. Dengan membiarkan mereka aktif akan membuatnya merasa lebih bahagia.
  5. Fokus pada kesehatan, bukan pada berat badan atau angka pada timbangan. Biarkan si kecil menikmati energinya untuk bermain dan beraktifitas yang menyenangkan serta bernilai positif.
Nah, itu tadi  cara mengajak si kecil makan makanan sehat. Selamat mencoba. (vml)