Slider

GALERI

News

MUSIK

BUDAYA WISATA

Event

TIPS

SELEBRITIS

Seluruh Polres di Jabar Harus Waspada dan Tanggap Bencana

Bencana alam di Garut dan Sumedang dijadikan peringatan. Kapolda Jabar Irjen Pol Bambang Waskito memerintahkan seluruh jajarannya agar tanggap siaga dan berkoordinasi dengan intansi terkait dalam penanggulangan bencana alam di masing-masing wilayahnya. 

Menurutnya, berkat kerjasama yang baik antara muspida di Kabupaten Sumedang, mulai dari kecepatan bertindak, kecepatan menyiapkan lokasi penampungan berjalan dengan baik, sehingga bisa meminimalisir korban.
 
Tidak hanya itu, lanjutnya, untuk para korban ditampung di tempat yang baik. Menurut pengalamannya penampungan di Sumedang itu sudah cukup mewah, ada dapur umum, dan ada kamar mandi yang bersih.

Lebih lanjut, kapolda berpesan kepada Kapolres untuk menyiapkan tim kesehatan, termasuk dari bhayangkari yang mengusulkan tenaga-tenaga psikologi.
 
Sedangkan untuk arus lalulintas di Cadas Pangeran, lanjutnya, sudah bisa dilalui kembali oleh kendaraan, dan seluruh anggota standby di lokasi.

Apalagi saat ini terus hujan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan BMKG untuk memantau cuaca di Jabar. (ijk)

Kodim 0605 Subang Peduli Bencana Banjir Bandang Garut dan Longsor Sumedang

Anggota TNI dan Masyarakat Kecamatan Serangpanjang serta sejumlah Anggota FKPPI Kabupaten Subang, melakukan penggalangan dana 'Peduli Korban Banjir Bandang Garut dan Longsor Sumedang;, sekaligus menggelar do'a bersama di tengah-tengah pelaksanaan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-97 tahun 2016 di Kampung Cigorowong, Desa Dayeuh Kolot, Kecamatan Serangpanjang.

Dandim 0605 Subang, Letkol Inf. Budi Mawardi Syam, melalui Kepala Staff Kodim 0605 Subang, Mayor Inf. Zarkoni Rahmadi mengaatakan, musibah banjir bandang yang terjadi di Garut dan longsor di Sumedang, tidak hanya meninggalkan dukang yang cukup mendalam bagi warga Garut dan Sumedang, yang dikabarkan menelan korban belasan hingga puluhan orang.

Di tengah-tengah kegiatan TMMD, kata Zarkoni, TNI dan msayarakat secara spontanitas melakukan aksi penggalangan dana, sekaligus menggelar do'a bersama bagi korban banjir bandang di Garut dan longsor di Sumedang.  

Aksi penggalangan dana dan do'a bersama tersebut, lanjut Zarkoni, dilaksanakan selepas Apel pagi sebelum pelaksanaa TMMD hari ketiga digelar.(rri)

Plt Bupati Subang Akan Undang Seluruh Atlit Subang yang Berprestasi di PON

Akan ada perhatian dari Pemkab Subang, bagi para Atlit, yang sudah mengharumkan nama Subang, saat membela Kontingen Jawa Barat, dalam Pekan Olah Raga Nasional (PON) ke-XIX Jabar 2016, terutama bagi Atlit asal Subang yang sudah menyumbangkan medali.

Bentuk perhatian tersebut menurut Plt Bupati Subang Imas Aryumningsih, tidak mesti harus menjadi PNS, tetapi tergantung keinginan dari para Atlit itu sendiri, sedangkan untuk menjadi PNS, kemungkinan kata Imas, harus menyesuaikan dengan pengadaan dan formasi CPNS untuk Subang.
 
Sementara itu Atlit yang masih sekolah dan kuliah, kemungkinan Kita akan membantu biaya sekolah atau kuliahnya.
 
"Mereka para Atlit itu tidak hanya sudah dewasa dan memiliki istri dan suami, juga ada Atlit yang masih sekolah dan mahasiswa," jelasnya.
 
Maka dari itu lanjut Imas, pihaknya berencana akan mengundang seluruh Atlit asal Subang, yang memperkuat Kontingen Jawa Barat di PON ke-XIX Jabar 2016, di Pendopo Pemkab Subang, selepas event PON selesai.
 
"Selepas PON nanti Kita undang semua Atlit Subang yang memperkuat Kontingen Jabar, ke Pendopo, sambil riung mungpulung," tandas Imas.  (rri)

Kadishub Siap Maju di Pilkada Subang 2018

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Subang, Harlan Adinata saat ditanya tentang ksesriusannya dalam pencalonan dirinya di Pilkada Subang 2018. Ia menyatakan, siap maju karena adanya dorongan dari masyarakat.

"Ya, Saya siap mencalonkan jika ada dukungan dari masyarakat, mungkin masyarakat melihat saya memiliki pengalaman di birokrasi, dan itu akan menjadi modal bagi Saya, jika terpilih nanti," kata Harlan.

Ketika disinggung tentang pencalonan dirinya nanti di Pilkada Subang 2016, mendapat dukungan dari partai politik atau maju dari jalur perseorangan, menurutnya, masih ada beberapa kemungkinan, bisa maju didukung oleh Parpol, bisa juga dari jalur perseorangan atau independent.
 
"Waktu masih lama sekitar 1 atau 2 tahun kurang lagi menuju Pilkada Subang, tetapi tidak ada salahnya Kita sosialisasi mulai dari sekarang, kemungkinan untuk didukung oleh Parpol maupun maju di jalur independent, peluangnya masih fivety-fivety, Saya kan harus konsolidasi dulu dengan beberapa Parpol yang ada, parpol besar maupun kecil, adapun dengan sudah tersebarnya poto yang menyerupai alat peraga kampanye, di sejumlah Kecamatan, itu bukan Saya yang memasang, mungkin ada sejumlah simpatisan Saya, yang menginginkan Saya maju di Pilkada nanti," 

Pilkada Subang juga bulan Juli 2018."Mungkin Saya akan mengajukan pensiun dini, 6 bulan sebelum pendaftaran Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati," tandasnya.(rri)

Sitijjil, Peraih Medali Perak Di Cabor Eksebisi Muaythai Pon Xix, Siap Masuk Pelatnas

Atlet Muaythai andalan Jawa Barat, Sitijjil, harus puas meraih medali perak setelah kalah dari lawan tandingnya oleh atlet Muaythai Kalimantan Timur di babak final Cabor eksebisi Muaythai kelas 45 kg senior PON XIX Jabar 2016.  Kekalahan Sittijjil di babak Final kelas 45 Kg senior, tidak lantas membuat atlet Muaythai asal Subang ini patah semangat. Namun, kata Sittijil, jika pertandingan berjalan secara sportif, medali emas itu harus milik kontingen Jawa Barat. Tetapi tidak menjadi soal, karena masih ada event-event lain yang siap dihadapinya seperti Asian Games dan SEA Games. Ketika disinggung tentang kesiapannya dalam menghadapi event yang lebih besar dari PON seperti, Asean Game dan Sea Game nanti, Sitijjil menyatakan, keoptimisannya untuk mempersembahkan medali emas di Asean Game maupun di Sea Game nanti. Hal senada disampaikan Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Muaythai Jawa Barat, Epi Silpiyadi.   Menurut dia, meski di PON Jabar Sitijjil hanya mampu menyumbangkan medali perak, tetapi ia yakin anak asuhnya itu mampu mempersembahkan yang terbaik untuk Merah Putih.

Jangan Dibuang, Ini Manfaat Kulit Udang & Kepalanya

MENGUPAS kulit udang memang kegiatan yang cukup membosankan, belum lagi kulit udang yang biasanya langsung dibuang tanpa pikir panjang. Mulai sekarang, jangan langsung membuang kulit udang karena ‘sampah’ ini masih bisa diolah jadi kaldu seafood.

Sup seafood atau tomyum akan semakin gurih jika dibuat menggunakan kaldu seafood, untuk mendapatkan kaldu yang gurih bisa menggunakan kulit udang lho. 

Dilansir dari TheKitchn,Jumat, (16/9/2016), manfaat dari kulit udang dan kepalanya adalah bisa diolah jadi kaldu lezat sebagai base pembuatan sup, saus atau bumbu.

Waktu yang diperlukan untuk membuat kaldu seafood cukup singkat, tidak memerlukan waktu yang berjam-jam layaknya membuat kaldu sapi. Bahkan Anda hanya membutuhkan waktu beberapa menit.

Cara pertama yang perlu Anda lakukan adalah mencuci kulit dan kepala udang dibawah air mengalir hingga bersih. Rebus dalam panci berisi air dingin, jangan lupa menambahkan merica, daun salam dan beberapa tangkai daun peterseli untuk membuat rasanya semakin gurih.

Masak selama kurang lebih 15 menit hingga air berubah warna menjadi oranye terang. Setelah dirasa cukup, saring kaldu hingga menjadi cairan yang bersih. Makin kecil saringan maka makin bersih dan makin bagus hasil yang didapatkan.
Kaldu udang ini bisa langsung digunakan atau bisa juga disimpan dalam freezer hingga beku. Cairkan kaldu saat akan digunakan sebagai bahan campuran atau bahan baku sup.

Resep Pecak Ikan Goreng Pedas

Habis memancing dan sedang dapat banyak ikan? Paling enak jika ikan segar langsung diolah jadi menu lezat untuk keluarga. Salah satu menu yang bisa kamu coba adalah pecak. Ini resepnya.

Bahan-bahan:
  • 5 ekor ikan (bisa lebih), bersihkan dan kerat-kerat badannya
  • garam dan gula secukupnya
  • penyedap rasa (optional)
Bumbu halus:
  • 3 siung bawang putih
  • 3 siung bawang merah
  • 5 buah cabai merah
  • 7 buah cabai rawit (sesuai selera)
  • 2 cm kencur
  • perasan air jeruk nipis secukupnya
Cara membuat:
  1. Lumuri ikan dengan garam dan jeruk nipis. Rendam kurang lebih 10 menit. Goreng hingga matang dan krispi.
  2. Ulek bumbu hingga hancur, namun jangan sampai benar-benar halus. Tumis dengan minyak secukupnya hingga harum. Masukkan garam dan gula secukupnya. Jika ingin lebih segar, bisa juga ditambahkan potongan tomat.
  3. Setelah bumbu matang, siramkan di atas ikan. Siap sajikan hangat.