Slider

GALERI

News

MUSIK

BUDAYA WISATA

Event

TIPS

SELEBRITIS

Pilkades Digelar di 30 Desa

Inspektorat Daerah (Irda) menyampaikan, Pilkades serentak tahun ini akan digelar di 30 desa tahun ini. Pilkades tersebut akan menggunakan dana dari pemerintah daerah dan dari pemerintah pusat, berdasarkan hasil musyawarah terlebih dahulu.

Sekertaris Irda Deden mengatakan, Pilkades selalu berjalan lancar dan meriah. 

“Itu merupakan hajat rakyat untuk memilih pemimpin desanya sendiri. Selalu berlangsung meriah,” katanya.

Dalam data Irda, desa yang akan menggelar Pilkades yaitu di Kecamatan Cisalak; Desa Pakuhaji, Cupunagara dan Rancamahi, Kecamatan Pagaden; Desa Sumbersari, Kecamatan Pusakanegara; Desa Gempol, Kecamatan Blanakan; Desa Tanjungtiga, Langensari, Rawamekar, Cilamaya Girang, Rawameneng dan Cilamaya Hilir, Kecamatan Tanjungsiang; Desa Gandasoli dan Sindangjaya. Kecamatan Compreng; Desa Kalensari dan Compreng. Sedangkan di Kecamatan Patokbeusi, Pilkades akan digelar di Desa Tanjungrasa, Kecamatan Cibogo; Desa Belendung, Kecamatan Cipunagara; Desa Simpar, Sidajaya, Kecamatan Cijambe; Desa Cimenteng, Kecamatan Cipendeuy; Desa Sawangan, Kecamatan Cikaum; Desa Sindangsari, Kecamatan Serangpanjang; Desa Cijengkol, Kecamatan Sukasari; Desa Sukamaju, Kecamatan Tambakdahan; Desa Bojonegara, Kecamatan Kasomalang; Desa Sukamelang, Kecamatan Dawuan; Desa Margasari, Kecamatan Pagaden Barat; Desa Balingbing, Kecamatan Pusakanagara; Desa Pusakaratu dan di Kecamatan Legonkulon; Desa Karangmulya. 

“Nama-nama calon kades tersebut sudah terdata,” katanya.Dijelakan Deden, Pilkades digelar karena kepala desa sudah habis masa jabatan dan ada diantaranya yang sudah dijabat seorang pejabat sementara (Pjs).“

Kades yang bermasalah pastinya akan ditunjuk Pjs Kades. Baik itu ditunjuk dari desa, ataupun dari kecamatan. Sedangkan untuk Desa Dawuan Kaler yang kepala desanya terkena kasus hukum, juga nantinya akan ditunjuk Pjs langsung oleh bupati,”  ujarnya.
 
Ia menambahkan, Pilkades dilaksanakan setiap 6 tahun sekali berdasarkan masa bakti.Sebelumnya Asisten Daerah I Bidang Pemerintahan Drs Cecep Supriatin mengatakan, dana untuk Pilkades sudah ditetapkan dalam Perda Desa sekitar Rp40 jutaan.

“Dana untuk Pilkades rata-rata sekitar Rp40 jutaan. Tapi kan tidak akan sama rata, tergantung jumlah pemilih. Dana sebesar itu diperkirakan akan cukup,” kata Cecep. (PE)

Capolaga Adventure Camp

Capolaga adventure camp merupakan salah satu objek ekowisata atau wisata alam yang berlokasi di Subang. Yang membuat tempat ini unik adalah :

Pertama, terdapatnya aliran sungai Cimuja dan Sungai Cikoneng yang aliran airnya tak cukup deras namin eksotik sehingga kita bisa berfoto dan bermain di sungai tersebut.
Kedua, terdapatnya tiga buah curug dengan ukuran dan keunikan yang berbeda namun dalam satu aliran air sungai Cimuja. Ketiga curug itu antara lain adalah Curug Karembong, Curug Sawer & Curug Goa Badak.

Ketiga, terdapatnya goa kecil yang menyatu dengan salah satu curug, sehingga curug tersebut dinamakan Curug Goa Badak.

Keempat, terdapatnya beberapa fasilitas outbound yang memanjakan para wisatawan yang memiliki jiwa petualang dan senang dengan suasana alam yang romantis.

Curug Karembong
Sesuai namanya, curug ini menyerupai karembong atau selendang yang “digeraikan”. Dan bila diperhatikan bentuk Curug Karemong ini memang benar unik dan mirip seperti selendang yang di gerai dan membesar ukurannya di bagian bawah.
Derai air yang dingin dari Curug Karembong ini juga dapat dimanfaatkan untuk terapi air. Bagi kamu yang sering pegal linu dan rematik, dapat mencoba keampuhan Curug Karembong ini.

Curug Sawer
Dari Curug Karembong, kamu bisa berjalan kaki menuju Curug Sawer yang memiliki ketinggian 5 meter. Akan tetapi Curug Sawer ini akan terlihat lebih bagus dan indah jika curah air sedang besar. Curug ini dinamakan “Sawer” karena menyerupai bunga yang sedang ditaburkan. Sawer dalam bahasa Sunda pun bisa diartikan sebagai tabur bunga. Di bawah tumpahan Curug Sawer terdapat kolam berukuran lebar dan jika curah air atau hujan sedang deras maka kolam ini akan terisi penuh dan bisa dijadikan tempat berendam dan bermain air.

Curug Goa Badak
Aliran curug yang terakhir adalah Curug Goa Badak. Curug unik ini memiliki ketinggian sekitar 8 meter dan terdapat kolam untuk menampung air dari Curug Goa Badak ini dan bisa digunakan untuk berenang dan berendam.

Disamping curug ini terdapat goa yang berukuran lebar dan cukup besar yang dinamai Goa Badag (Goa yang berukuran besar dalam bahasa sunda). Namun seiring waktu Goa Badag ini seakan berganti nama menjadi Goa Badak yang disebabkan oleh banyaknya orang yang salah dalam menyebutkan atau pelafalannya. 

Padahal menurut pengelola dari Capolaga Adventure Camp ini Goa Badak ini tidak ada hubungannya sama sekali dengan hewan badak. Tapi akhirnya Curug yang ada disamping Goa Badak ini pun dinamai Curug Goa Badak untuk memudahkan dan menambah nilai jual dari lokasi wisata ini.

Lokasi/Alamat Capolaga Adventure Camp

Lokasi/alamat dari Capolaga Adventure Camp ini adalah terletak di Cicadas, Kabupaten Subang. Dari Bandung, kamu bisa jalan ke arah kawasan wisata Ciater. Saat tiba di titik pertigaan antara Bandung, Ciater, dan Desa Cicadas Kabupaten Subang, jangan berbelok dan turun ke kanan, tetapi arahkan kendaraan ke kiri, ke arah Desa Cicadas. 

Tak kurang dari lima belas menit, kamu akan menemui kawasan wisata alam Capolaga Adventure Camp.

Untuk mencapai kawasan ini, kamu tidak perlu menghabiskan waktu yang lama. Cukup 1 jam dari arah Bandung, 1 jam dari Purwakarta, 30 menit dari Kota Subang, 30 menit dari Lembang, dan 15 menit dari Sagalaherang. Lokasi ini cukup dekat dan tidak terlalu lama karena lokasinya yang tepat di perbatasan Kabupaten Bandung. Untuk mencapai lokasi ini kamu bisa menggunakan kendaraan roda empat ataupun roda dua


Curug Cijalu - Subang

Menurut cerita, sebelum diberi nama Cijalu, curug itu biasa disebut Curug Cikondang. Namun ketika seorang pendekar (jawara) datang ke daerah ini, akhirnya nama Cikondang diubah menjadi Cijalu. Nama ini perpaduan antara dua kata cai dan jalu (bahasa Sunda).

Curug Cijalu memiliki ketinggian lebih dari 70 meter dengan tumpahan airnya mengalir deras membelah bukit di puncak Gunung Sunda, sekitar 1300 meter di atas permukaan laut.  Curug Cijalu ditemani oleh air terjun lain yang dikenal dengan nama Curug Perempuan yang terletak sekitar 100 meter sebelum Curug Cijalu.

Curug Cijalu ini berada dalam kawasan Cagar Alam Gunung Burangrang yang sesungguhnya lebih pantas disebut Cagar Alam Gunung Sunda yang memiliki luas 2 Ha dan termasuk di hutan produksi blok Cijengkol KPH Bandung Utara, BKPH Wanayasa, RPH Tangkuban Perahu.  Konfigurasi lapangan umumnya bergelombang dengan curah hujan 2.700mm/th dan suhu udara berkisar 18-26C.

Selain Curug Cijalu di kawasan ini terdapat juga curug lain yang lebih tinggi (sekitar 90 m).  Curug tersebut bernama Curug Cilemper.  Jarak Curug Cijalu ke Curug
Cilemper sekitar 300 m.  Selain lebih tinggi dan lebih deras debitnya Curug Cilemper ini dikelilingi oleh tebing-tebing tinggi  dan lebatnya pepohonan dan tumbuhan paku-pakuan. Didasar curug ini terdapat kolam besar dengan air yang sangat dingin mengalir diantara bebatuan besar, dari kolam tadi mengalir sungai kecil beraliran cukup deras menuju bawah tanah.

Dulu sebelum dikelola kedua curug ini sudah sering dikunjungi orang-orang keturunan Tionghoa. Mereka menganggap curug itu tempat mandi para bidadari, tutur seorang penduduk Desa Cipancar yang sudah tinggal disana lebih dari enam puluh tahun. Kepercayaan ini timbul lantaran saat matahari pagi memancar, akan bermunculan pelangi-pelangi kecil memantul dari curug.

Menaklukan Tantangan Jeram di Sungai Cimanuk

Anda menggemari rafting atau arung jeram? Sudahkah mencoba tantangan rafting di Sungai Cimanuk, Garut? Wisata jeram di Cimanuk memiliki karakteristik yang sangat tepat untuk melakukan kegiatan ekstrem arung jeram. 

Selain itu, Sungai Cimanuk juga memiliki keindahan pemandangan alam yang menawan, indah dan sulit untuk dilupakan. Betapa tidak, Anda akan disuguhkan rute dengan melintasi areal hutan bambu, tebing-tebing yang indah dan daerah pesawahan yang luas dengan air terjunnya yang memukau.
 
Disepanjang aliran sungainya, Anda akan disuguhkan dengan jeram-jeram cadas dan deras sehingga bisa menjadi arena untuk pembuktian nyali. Meski demikian, Cimanuk tak berbahaya dan terbukti banyak orang yang ingin menjajal jeram yang ada disini. Sungai Cimanuk sendiri memiliki lebar sampai 8 meter dengan kedalaman yang lumayan yakni mencapai 6 meter-an.

Setelah melewati jeram biasanya akan masuk ke aliran sungai yang lumayan, tak terlalu deras dan jalur yang aman. Maka dari itu, mendayung sangat diperlukan. Pemandangan satwa sekitar sungai Cimanuk juga menarik. Sekali waktu Anda bisa menemukan Biawak, Elang, dan bermacam burung yang imut dan cantik. Diantaranya seekor burung bernama Raja Udang.
 
Untuk sungai Cimanuk, rute dari start sampai finish berjarak kurang lebih 7 Km dengan jarak tempuh sekitar 2,5 jam. Rafting di sungai Cimanuk ini termasuk kepada kategori grade 3. 

Memang disini ada beberapa grade dimulai dari JeramVietnam sampai Jeram Tangga yang kesemuanya akan memberikan pengalaman yang menarik dan sukar untuk terlupakan. Anda berminat untuk mencoba tantangan ekstremnya Sungai Cimanuk? Maka segeralah datang kesini membuktikan segala keekstremannya!
Lokasi

Sungai Cimanuk berada di Papandayan, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut Jawa Barat –Indonesia.

Dwiki Darmawan Main di Unesco International Jazz Day di Polandia

Dwiki Darmawan, pada acara jumpa pers rencana keberangkatan Unesco International Jazz Day di Polandia, Senin (20/4) di Paviliun 28 Kulinri Sinema, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
 
Sejak tahun 2011, UNESCO menetapkan tanggal 30 April sebagai Internasional Jazz Day. Dalam rangka memperingati dan memeriahkan hari Jazz internasional tahun ini. Dwiki Dharmawan diundang tampil dalam ajang Master Jam Festival yang merupakan bagian dari peringatan UNESCO International Jazz Day yang diselenggarakan di Odessa sebelah barat Ukraina, Eropa Timur.

"Kehadiran saya dalam ajang ini, merupakan inisiatif Duta Besar RI untuk Polandia, Bapak Peter F Gontha juga Duta Besar RI intuk Ukraina Niniek Kun Naryatie, " kata Dwiki menerangkan.

Kegiatan yang mengambil tempat di Odessa Musical Comedy Theatre pada 26 April ini, akan menampilkan sejumlah musisi dalam dan luar negeri Ukrania, antara lain Nelly Manukian (Armenia, flute) dan Boris Plotnikov (Russia, harmonica), Bernard Struber (guitarist dan pianist dari Strasbourg, Perancis, juga Dwiki Dharmawan (Komposer, Pianis asal Indonesia)

Dwiki akan tampil disandingkan dengan tiga musisi modern jazz asal Polandia, yakni Adam Golucki (Drums), Pawel Uriwski(Accustic & Electric Bass), dan Piotr Checki (Saxophone). Saya sudah mengirimkan lagu yang akan kami mainkan, berikut score-nya ke mereka, "kata Dwiki Dharmawan. (Tribn)

Leonardo DiCaprio Sekarang Tampil dengan Rambut dan Jenggot yang Tak Rapi

Jangan membayangkan Leonardo DiCaprio dengan rupanya seperti saat berakting di film Titanic, atau The Great Gatsby. Pasalnya, tampilan DiCaprio saat ini berbeda jauh dengan tampilan di kedua film tersebut.

DiCaprio yang tertangkap kamera paparazzi sedang berjalan di daerah pertokoan Madison Avenue, New York, Amerika Serikat, terlihat menghabiskan waktu berbelanja seorang diri.
Berbusana casual, DiCaprio mengenakan kemeja kotak-kotak, celana jeans dan sepatu sneakers.

Namun yang menarik perhatian dari aktor berusia 40 tahun ini adalah rambut dan jenggotnya yang tumbuh kian panjang. Rambut DiCaprio, diikat sembarangan, dengan bulu lebat menutupi rahang wajahnya.

Tampak tak nyaman diikuti oleh paparazzi, DiCaprio yang mengenakan topi menutupi bagian matanya. Agaknya tampilan DiCaprio kini kian jauh dengan tampilan masa mudanya, yang rapih dan necis.

Sang aktor yang sampai kini belum menemukan tambatan hati, belakangan juga digosipkan memiliki hubungan khusus dengan penyanyi Rihanna. Rasanya semua perempuan perlu bersiap setelah melihat Brad Pitt dan sekarang DiCaprio yang tak lagi begitu fokus dengan penampilan mereka.(Tribn)

Zaskia Sungkar Belum Temukan Nama Baju Rancangannya untuk Ramadhan

Setelah sukses memamerkan karyanya di ajang 'New York Fashion Week', kali ini Zaskia Sungkar mulai menyiapkan konsep busana lainnya.
 
Artis yang kini mulai terjun ke dunia fesyen itu pun, mulai merancang busana untuk bulan Ramadhan dan lebaran.

Bulan suci Ramadhan yang diikuti oleh seluruh umat muslim itu pun tinggal beberapa bulan lagi. Sehingga, Zaskia juga mulai mempersiapkannya.

"Aku sudah ada sih rancangan untuk Ramadhan collection, dan Tinggal produksi. Tapi kalau namanya aku belum ketemu," terang Zaskia, saat ditemui dalam acara 'Wardah Fashion Nastion', di Senayan City, Jakarta, Jumat (17/4/2015) malam.

Istri aktor Irwansyah itu pun menjelaskan, jika konsep yang akan dipersembahkan untuk masyarakat muslim pada bulan Ramadhan dan Lebaran kali ini, hampir sama dengan karya dia sebelumnya yakni 'Spring/Summer'.

"Tema warna pastel, tapi pasti ada warna kesukaan aku hitam, jadi Soft delight pastel gitu. Konsep spring/summer juga masih, dan warna pastel sama warna putih juga tetap ada," paparnya.

"Kalau untuk kain aku gunakan kain lace dan organza. Karena nyaman pas dipakai bulan Ramadhan. Pokoknya aku pakai bahan yang simpel, nyaman dan elegan, biar jatuhnya juga enak," sambung kakak kandung Shireen Sungkar itu. (Tribn)