PT. RADIO GESWARA PAMANUKAN - JLN. RAYA PANTURA 313 MUNDUSARI - PAMANUKAN - SUBANG - JAWA BARAT - 41254 - TLP : 0260-551535 - EMAIL : AE_GSPFM@YAHOO.COM - MARKETING : 081-3245-444-04
» » Eksistensi Pantai Pondok Bali Kian Terancam

MESKI kini luas daratannya tinggal satu hektare, namun Pantai Pondok Bali, Subang, tetap diminati wisatawan lokal dalam mengisi waktu liburan. Tidak terkecuali saat waktu libur Lebaran 2014. Hingga H+6 Lebaran atau Minggu (3/8), masih ada wisatawan yang menyempatkan diri menikmati suasana satu-satunya pantai di Kab. Subang tersebut.


Ratusan pengunjung terlihat beraktivitas di pantai yang terletak di Desa Mayangan, Kec. Legon Kulon tersebut. Bahkan beberapa di antaranya berasal dari luar kota. Terlihat dari pelat kendaraan yang digunakan para pengunjung. Di antaranya B (Jakarta dan sekitarnya) D (Bandung Raya), dan Z (priangan timur).

Sayangnya luas dari Pantai Pondok Bali sudah mengalami penyusutan. Akibat abrasi dan banjir Rob, kini pantai yang bisa dinikmati kurang lebih tingga 1 hektare saja. Walaupun begitu, wisatawan dan pedagang yang ada di sekitar pantai tampak menikmati suasananya.

"Tahun ini ada penurunan (jumlah pengunjung, red) dibanding Lebaran sebelumnya. Tetapi bersyukur hingga hari ke 6 masih ada yang datang," kata Kepala Desa Legon Kulon, Haerudin selaku pengelola objek wisata tersebut.

Diakuinya, penurunan jumlah kunjungan tidak terlepas dari buruknya infrastruktur. Ditambah kurang promosi dan isu Pantai Pondok Bali sudah hilang. "Padahal hamparan pasir putih dan sunsetnya bisa membawa wisatawan serasa berada di Bali," katanya.

Sekda Subang, H. Abdurrakhman didampingi Sekretaris Camat Legon Kulon, R. Nono yang meninjau kondisi Pantai Pondok Bali mengaku prihatin melihat kondisi pantai saat ini. Bahkan dikhawatirkan, seiring perjalanan waktu, aset Kabupaten Subang dari sektor pariwisata ini akan hilang.

"Kita memang harus segera melakukan antisipasi, baik dari segi teknis maupun lainnya. Sebab abrasi pantai ini membuat dua desa terancam hilang dari peta. Solusinya, segera lakukan tanggap darurat penanggulangan bencana, termasuk perbaikan infrastruktur," katanya.

Menurut Abdurakkhman, sebenarnya, pantai tersebut tidak kalah dari pantai-pantai lainnya, karena memiliki panorama yang sangat indah. Namun pengelolaan yang kurang profesional, mengakibatkan objek wisata ini menjadi kurang menarik. [dally kardilan/GM]

About www.gspradio.com

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama