» » Pabrik Tua Tepung Tapioka Peninggalan Kolonial Dianggap Angker

Pabrik tua bekas tepung tapioka peninggalan zaman penjajahan Inggris di Shang Hyang Sri (SHS) masih berdiri kokoh dengan cerobong asap setinggi hampir 40 meter walau telah terkikis zaman. Dari penuturan warga Pantura sebelum penjajah Inggris membangun pabrik ini pada sekitar tahun 1900 kawasan ini masih hutan belantara dengan pohon besar yang masih tersisa hingga kini.

Setelah dibangun pabrik oleh penjajah Inggris yang kala itu mempunyai perusahaan pengolahan tepung tapioka Pamaonekan & Tjiasemlanden, keberadaan pabrik tua ini memunculkan cerita mitos yang di anggap janggal oleh warga Pantura yang menggap pabrik tua ini angker karena dihuni makhluk ghaib.

"Pada hari tertentu pabrik tua peninggalan kolonial Inggris ini diberi sesaji, konon cerobong asap yang tingginya hapir 40 meter dihuni siluman ular, warga pantura percaya siluman ular itu penunggu pabrik tua yang dulunya hutan belantara," Demikian yang dijelaskan  Naim warga Sukamandi Pantura Rabu (29/10/2015).

Hal yang sama juga dituturkan oleh Nursi warga Pantura lainnya, dimana pada tahun 60-an tempat ini masih berupa rawan dan hutan, selain pabrik terdapat juga makam warga korban penindasan penjajah yang sudah rata dengan tanah dan menjadi pemukiman penduduk   "Warga Pantura masih meyakini jika pabrik itu angker karena dihuni oleh makhluk ghaib, dulu ada warga sekitar yang menemukan siluman ular tengah membelit cerobong asap pada malam hari, sekarang pabrik tua itu sudah dijaga oleh satpam, pada tahun 60-an di sini masih sepi belum ada rumah dan penduduknya pun tidak sepadat ini," tutur Nursi.
 
"Pencari rumput untuk pakan ternak juga tidak boleh sembarangan menyabit rumput, dulu ada warga yang sakit karena sembarangan membabat rumput di dekat pabrik tua, harus minta izin dulu pada satpam pada saat hari tertentu masih ada sisa sesaji yang diletakkan di sekitar lokasi pabrik tua ini, sekarang penduduk sudah ramai namun cerita ke angkeran pabrik tua ini masih dipercaya warga Pantura,"

About www.gspradio.com

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama