» » Penggunaan Pestisida Berlebihan Ancam Ekosistem Sawah

Penggunaan pestisida untuk membasmi hama wereng dan menyuburkan tanah yang berlebihan untuk meningkatkan hasil pertanian berdampak buruk pada tanah pertanian dan ekosistem yang berada di pesawahan dan lingkungan sekitar. Selain akan mengakibatkan rusaknya ekosistem penggunaan pestisida yang berlebihan juga akan mengancam kesehatan manusia dimana pestisida yang disemprotkan ke sawah akan menguap terbawa angin yang kemudian terhirup oleh manusia.

Pestisida kimia yang digunakan terus menerus dan berlebihan akan membuat hama menjadi resistan atau kebal terhadap pestisida, akibatnya petani akan menambah takaran pestisida lebih banyak untuk membasmi hama yang sudah resistan terhadap pestisida yang secara otomatis akan membahayakan lingkungan di sekitarnya. Sejumlah hewan endemik yang hidup di pesawahan seperti ikan, lindung, ketam, katak yang mengambil peranan penting dalam ekosistem pesawahan perlahan menghilang akibat dampak penggunaan pestisida kimia yang berlebihan.

Suryadi analis pemerhati dampak kerusakan lingkungan dari zat kimia pestisida Subang, Selasa (20/01/2015) menjelaskan, Ekosistem pesawahan akan terganggu oleh penggunaan pestisida, jenis ikan dan lindung telah sulit ditemukan yang merupakan indikator rusaknya ekosistem pesawahan, diperlukan kearifan untuk menggunakan pestisida dalam jumlah tinggi yang berdampak pada rusaknya lingkungan dan kesehatan manusia, pupuk kompos merupakan alternatif lain untuk mengurangi dampak berbahaya dari penggunaan pestisida. 

Menurunnya jumlah hewan endemik di pesawahan membuat para pencari ikan, lindung dan katak sudah kesulitan karena sejumlah hewan tersebut menghilang dari pesawahan, dimana sebelumnya di musim hujan jumlah ikan, lindung dan katak berlimpah untuk bahan makanan swike. Hal ini dituturkan oleh Tarsan pencari katak dari Ciasem Subang. 

About Unknown

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama