PT. RADIO GESWARA PAMANUKAN - JLN. RAYA PANTURA 313 MUNDUSARI - PAMANUKAN - SUBANG - JAWA BARAT - 41254 - TLP : 0260-551535 - EMAIL : AE_GSPFM@YAHOO.COM - MARKETING : 081-3245-444-04
» » Diserang Hama Keong, Petani Merugi Puluhan Juta

Puluhan hektare sawah terserang hama keong racun. Akibatnya, banyak petani yang harus melakukan tanam ulang sehingga merugikan. Petani asal kampung Babakan Desa Margahayu Kecamatan Pagaden Barat Rasmanah menuturkan, sawah miliknya terserang hama keong racun. 

Sehingga harus menanam ulang, karena hampir setengahnya batang padinya habis dimakan keong racun."Padi jadi jarang, terpaksa harus mencari bibit lagi, buat ngayuman. 

Tetapi jadinya usia padi tidak seragam. Bisa berkibat rentan terserang hama lainnya. Kalau keong biasanya cuma menyerang padi yang masih muda," ujarnya.Akibat serangan hama tersebut, Rasmanah merugi hingga puluhan juta rupiah. Dari 10 hektare sawah miliknya, Rasmanah harus menghabiskan bibit lebih dari ratusan ikat bibit. "Ini hampir sama dengan tandur lagi, karena lebih banyak yang ditanam. 

Padahal untuk membasmi keong, saya sudah hampir habis Rp5 juta untuk membeli obat. Tetapi tetap saja banyak," terangnya. Sementara itu, warga Desa Bendungan Asim menuturkan, hama padi semakin ke sini semakin menjadi-jadi. Hama keong yang sekarang menyerang di wilayahnya tidak mempan dengan obat kimia yang biasa diberikan selama ini. "Sekarang petani bingung. 

Keongnya sudah pada kebal. Pakai obat yang biasa tidak mati-mati. Jadi dosisnya pun harus ditambah. Ini jadi menambah biaya produksi," ungkapnya. Asmin berharap, Pemerintah Kabupaten Subang membantu para petani untuk mengatasi masalah hama tersebut. 

Peran PPL dan Dinas Pertanian harus ditingkatkan dan harus terjun langsung ke lapangan. "Pemerintah harus turun langsung melihat sendiri. Jangan hanya duduk di belakang meja mendengar laporan, karena itu tidak efektif. Bagaimana mau mencari solusinya, kalau tidak dilihat dulu masalahnya," pungkasnya.

About www.gspradio.com

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama