» » Usai Nonton BF, Remaja Jomblo ini Perkosa ABG Kasomalang Subang

Seorang pelajar SMP, Mawar (14) asal warga Desa Pasanggrahan, Kecamatan Kasomalang harus menanggung derita akibat ulah pria yang baru dikenalnya melalui telpon genggamnya.

Mawar diperkosa teman yang baru dikenalinya, Asep Jeri (20) warga Kampung Cilame, Desa Mayang Kecamatan Cisalak dikediamannya. Aksi itu terbongkar, setelah Mawar dipulangkan ke tempat ayahnya di kampung Sukamulya, dalam keadan pakaian acak-acakan dan kesakitan. "Awalnya mereka berkenalan melalui handphone dan janjian untuk ketemuan. Saat itu pelaku mengajak korban ke rumahnya dan ajakan itu disetujui," kata Kapolres Subang AKBP Harry Kurniawan melalui Kapolsek Cisalak AKP Joni Wardi didampingi Kanit Reskrim Aiptu Ageu.

Pada Jumat (23/1/2015), keduanya bertemu di Kampung Kalapa Beureum Desa Sindangsari, Kecamatan Kasomalang. Asep kemudian membawa Mawar ke tempat tinggalnya. Saat pukul 20.00 WIB, Mawar berpamitan untuk pulang. Namun orangtua Asep mencegahnya karena sudah malam. Sebaliknya, mereka menawarkan untuk menginap.

Tak ada pilihan lain, Mawar menyetujui permintaan itu. Iapun memutuskan untuk menginap. Sebelum keduanya masuk kamar, kedua anak muda ini sempat keluar rumah untuk cari makanan. Setelah puas ngemil, Mawar berpamitan untuk tidur di kamar Asep dengan kunci kamar dalam keadaan terkunci.

Selang beberapa menit, Asep yang sudah membawa air putih mengetuk pintu kamar yang ditempati Mawar. Setelah pintu terbuka, Asep meminta mawar untuk meminum air yang dibawanya. Hanya selang beberapa menit saja, Mawar langsung tertidur. Kesempatan ini rupanya tak disia-siakan Asep. Pemuda yang sehari-harinya mencari buah Aren itu menggarap tubuh Mawar.

Keesokan harinya, sekitar pukul 05.00, Mawar dibuat kaget. Karena pakaian yang dikenakan sudah acak-acakan. Ia mengeluhkan bagian paha dalamnya sakit dan ditemukan bercak darah pada celana dalamnya. "Mawar kemudian minta pulang dan diantar oleh pelaku ini ke tempat ayah kandungnya di Kampung Sukamulya. Padahal sehari-hari korban tinggal bersama bibinya (Esin)," imbuhnya.

Sekedar informasi, Mawar tinggal bersama Esin, setelah orang tuanya cerai. Ibunya sudah nikah dan menetap di Pamanukan. Sementara ayahnya masih menyendiri. Wajar, saat Mawar tak pulang, Esin panik dan mencari ponakannya itu. Esin kembali tenang, setelah ayah korban mengabarkan jika Mawar sudah ada di rumah. Esinpun kembali membawa Mawar dari ayahnya. Dari inilah perbuatan bejat Asep terbongkar. Perubahan sikap Mawar yang terlihat murung dan pendiam membuat Esin kembali cemas.

Saat ditanyakan perubahan itu, Mawar mengaku tidak ingat apapun, kecuali kepalanya pusing dan pada bagian paha dalamnya terasa sakit dan ditemukanbercak darah pada celana dalamnya. Mendengar pengakuan Mawar, Esin membawa Mawar ke dokter umum
sebelumnya akhirnya disarankan ke bidan. Kedatangannya di bidan, Esin disarankan membawa Mawar ke RSUD Ciereng dan melaporkan kejadian ini ke polisi.

Polisi yang menerima laporan itu, langsung membawa Mawar ke RSUD Ciereng, spesialis kandungan untuk menjalani visum. Hasilnya, bagian vagina Mawar mengalami luka robek. Kepada Polisi, Mawar akhirnya menceritakan yang sudah dialaminya. Berbekal keterangan korban ini, polisi kemudian menangkap Asep. "Sebelum melakukan itu kepada Mawar, saya sempat melihat video hubungan intim melalui handphone," aku Asep kepada polisi. 

About www.gspradio.com

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama