» » Tiga Jenis Buah Produksi Petani Subang Ini Jadi Komoditas Ekspor

Tiga jenis komoditas buah-buahan produksi petani di Kabupaten Subang, yaitu Nenas, Rambutan, dan Manggis sudah bisa di ekspor ke beberapa negara. Namun buah manggis menjadi paling banyak menembus pasar ekspor.

Saat ini hampir 30 persen produksi manggis Subang sudah bisa di ekspor ke beberapa negara Asia dan Timur tengah. Sedangkan sisanya masih dijual dipasar lokal, baik retail maupun tradisional.

Kepala Seksi Holtikultura, Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Subang, Tatang Gustian,  mengatakan, Produk holtikultura Subang yang sudah bisa ekspor baru ada tiga, yaitu Manggis, Nanas dan rambutan. Dari tiga jenis buah-buahan itu yang paling banyak ekspornya dalam jumlah cukup besar yaitu buah manggis, dan sudah mendapat ISO Prima 3.

Produksi buah manggis Subang saat ini per tahunnya mencapai 3.000 ton. Dari produksi sebanyak itu, baru 30 persen yang sudah diekspor. Sedangkan sisanya dijual ke pasar-pasar retail maupun tradisional dalam negeri.

Sedangkan luas areal tanam manggis di wilayah Subang saat mencapai 750 hektar tersebar di beberapa kecamatan wilayah Selatan. Namun dari luas areal manggis tersebut yang sudah berproduksi baru 450 hektar. Sedangkan sisanya belum bisa berproduksi optimal karena masih merupakan tanaman peremajaan.

Sementara itu Bupati Subang, Ojang Sohandi mengharapkan Dinas Pertanian Tanaman Pangan mampu membina sumber daya manusia, yaitu para petani agar semua produk unggulan Subang bisa menembus pasar ekspor.

Diakui Ojang, untuk memenuhi pasar ekspor banyak persyaratan yang harus dipenuhi. Selain kualitas harus memenuhi standar, juga kontinuitasnya juga. Itu yang sering kali menjadi kendala petani memenuhi pasar ekspor.

Misalnya, ekspor nenas masih terkendala produksi. Sebab Korea Selatan meminta pasokan 150 ton per bulan, petani di Subang baru mampu 40 hingga 60 ton nenas yang layak ekspor per bulannya. 

Produksi nenas Subang kini luas areal tanamnya sekitar 4.500 hektar, dan produksi per tahunnya mencapai 90 ribu ton. Produksi sebanyak itu sebagian di pasarkan ke pabrik-pabrik makanan olahan, sebagian lagi di pasar tradisional maupun eceran untuk konsumsi buah segar.

About RadioGsp Pamanukan

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama