» » Warga Pamanukan Subang Pertanyakan Aliran Dana Juru Parkir Liar

Warga di daerah Pamanukan, Subang mengeluhkan keberadaan juru parkir liar yang beroperasi di pasar Pamanukan. Mereka mempertanyakan kegunaan atau aliran dana dari restribusi parkir antara Rp1000 - Rp2000 dalam sekali parkir.

Warga yang dipungut restribusi itu, tidak disertai karcis resmi layaknya parkir lainnya. Nominalnyapun variatif, ada yang Rp1000 ada juga yang Rp2000. 

"Meskipun aneh karena ga ada karcis atau ga sama tarifnya, tapi Kita kasih saja, kalau tidak bisa mancing keributan," kata Darto warga setempat.

Darto meminta pemerintah dalam hal ini Dinas Perhubungan menata kembali regulasi restribusi parkir. Ia tidak mempermasalahkan adanya uang parkir, jika restribusi itu resmi dan juntrungannya jelas. 

"Saya tidak tahu sehari ada berapa ratus kendaraan yang parkir. Kalau uang itu masuknya ke kas daerah sih tidak apa-apa, kalau tidak kan sayang, itu uang ga sedikit," jelasnya. (ts)

About RadioGsp Pamanukan

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama