» » Tidak Dipagar Sutet Bahayakan Petani Subang

Saluran udara tegangan ektra tinggi (SUTET) yang berada di tengah sawah Subang tidak dipagar, membuat petani was-was akan bahaya Sutet, selain karena dialiri listrik bertegangan tinggi Sutet pun disinyalir mengeluarkan radiasi elekromagnetik yang mengganggu kesehatan dimana para petani sering beraktifitas di dekat sutet setiap hari. Sutet yang tanpa pagar pun kadang dimanfaatkan petani untuk beristirahat dan berteduh dari terik matahari dan hujan saat di sawah.

Ke tidak tahuan petani akan bahaya saluran tegangan tinggi Sutet yang berada di tengah sawah, membuat petani rawan mengalami gangguan kesehatan karena seringnya beraktifitas di bawah sutet saat berkerja di sawah, demi keamanan petani diharapkan tower Sutet di tengah sawah harus dipagar di sekelilingnya apalagi pesawahan di Subang rawan terkena banjir saat musim hujan dan Sutet pun terendam banjir, bahaya induksi listrik dan paparan radiasi mengancam petani saat bertani dengan kondisi tanah basah berair.

Jaya petani Ciasem Jumat (19/06/2015) mengatakan, Selama ini memang belum ada warga atau petani yang terkena dampaknya langsung, baik tersetrum listrik atau dampak lainnya, petani sering beristirahat di bawah Sutet jika Hujan atau siang hari, diharapkan Sutet harus dipagar agar tidak mengancam petani yang beraktifitas di sawah, apalagi Sutet sering terendam banjir seperti di Legon Kulon akibat tanggul sungai jebol.
 
Tower Sutet yang ditanam berjajar di area pesawahan dimulai dari Karawang sampai Subang sebagian tanpa dipagar rawan membahayakan petani yang beraktifitas dimana puluhan ribu volt aliran listrik mengalir tepat di bawah pesawahan, karena dianggap tidak bertuan petani kadang menanam palawija di bawah tower Sutet.

"Saat berada di dekat Sutet kadang sering terdengar dengungan dan getaran, yang mengganggu, tapi petani sudah biasa, ada tulisan peringatan dilarang mendekat pun tidak dihiraukan, petani ada juga yang menanam palawija di bawah sutet, seharusnya jika berbahaya sekeliling Sutet diberi pembatas seperti pagar agar petani tidak mendekat apalagi jika panen banyak petani yang membawa anak-anak bermain di bawah Sutet," ujar Opik Petani Subang lainnya. (trget) 

About RadioGsp Pamanukan

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama