» » Tol Cikapali Diuji Coba, Omset SPBU Pantura Menurun

Jalan tol Cikapali (Cikampek-Palimanan) resmi dibuka oleh presiden Jokowi sekaligus diuji coba menyusul persiapan arus mudik di Pantura Jawa Barat, ribuan kendaraan pribadi dipastikan melewati jalan tol Cikapali yang masih dalam proses uji coba dengan menggratiskan tol Cikapali, imbas dari dibukanya tol Cikapali membuat arus kendaraan di jalur Pantura arah Cikopo-Cirebon menurun, hal ini berakibat pada menurunnya omset stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang berada di Pantura Subang. Hal ini di ketahui dari operator SPBU yang mengatakan omset penjualan Premium dan solar menurun 20 %.

"Ada sedikit penurunan omset sekitar 20% omset SPBU menurun, mungkin banyak kendaraan yang langsung masuk tol Cikapali sehingga kendaraan tidak melewati Pantura, 70% SPBU di Pantura mengandalkan omset dari kendaraan yang melewati Pantura, seperti truk besar bis dan kendaraan pribadi, omset akan naik saat mudik lebaran dimana ribuan sepeda motor memadati jalur Pantura," ujar Khoiron operator SPBU di Pantura Subang Selasa (17/06/2015).

Hal yang sama dikuatirkan oleh warga Pantura yang berjualan musiman saat mudik lebaran di pinggir jalan Pantura, sebagian pedagang pun telah membuat tenda sementara untuk membuka warung, sebagi tempat istirahat para pemudik yang melewati jalur Pantura Khususnya sepeda motor, kondisi jalan Pantura yang macet saat mudik lebaran menguntungkan para pedagang dimana pemudik beristirahat di tenda pinggir jalan.

"Mungkin kalau mobil pribadi lewatnya langsung masuk tol Cikapali, tapi sepertinya sepeda motor dan bis akan masih lewat jalur Pantura, jika jalan lancar jarang pemudik yang mampir di warung, ya mudah-mudahan jualannya ramai seperti tahun kemarin, pedagang sudah banyak yang bersiap membuka warung dadakan di pinggir jalan, bersiap mencari tempat sebelum didahului pedagang lain," ujar Wiwik warga Ciasem Pantura Subang. (Trgt)

About RadioGsp Pamanukan

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama