» » Tukar Rantang Tradisi Lebaran di Subang-Jabar

Setiap menjelang lebaran, ada tradisi khusus di tengah masyarakat Subang, Jawa Barat. Namanya tukar rantang.Sesuai namanya, tradisi satu ini adalah saling tukar hantaran yang disimpan di dalam rantang susun. Tradisi tukar rantang dilakukan di antara saudara dekat. Biasanya saudara paling muda yang mendahului, memberi hantaran yang berisi makanan seperti nasi lengkap dengan lauk-pauknya. Termasuk di dalamnya ada ayam panggang atau bakakak.

Saat memberi hantaran itu, saudara yang diberi (biasanya saudara tertua) akan membalas hantaran. Tentu saja isinya sama, nasi lengkap dengan lauk-pauknya. Selain membalas dengan lauk pauk, biasanya ada pula angpau yang disisipkan. Angpau biasanya diberikan kepada anak kecil yang ikut saat mengantar hantaran.

Isi angpau beragam, mulai dari Rp 5.000 hingga Rp 50.000, tergantung pada kemampuan orang yang diberi hantaran. Jika yang diberi tergolong orang kaya, tentu saja angpau yang diberikan akan lebih besar.

Karena ada angpau, tradisi tukar rantang ini dimanfaatkan sejumlah anak kecil untuk mengumpulkan bekal untuk lebaran. Maklum saja, semakin banyak orang yang diberi hantaran, akan semakin banyak angpau yang diperoleh.

Tradisi tukar rantang biasa digelar mulai sepuluh hari menjelang lebaran, atau disebut tanggal likuran. Biasanya paling banyak pada tanggal-tanggal ganjil Ramadan, seperti tanggal 21, 23, 25, 27 dan 29 Ramadan.

Tidak diketahui sejak kapan tradisi tukar rantang ini dimulai. Namun masyarakat Subang mempercayai, tradisi tukar rantang ini sebagai cara untuk menjaga jalinan silaturahim di antara keluarga.

Namun sayang, seiring berjalannya waktu, tradisi tukar rantang ini mulai memudar. Jika pada tahun 1980-1990-an, masih banyak orang yang melakukan tukar rantang, mulai tahun 2000-an jumlahnya bisa dihitung dengan jari.

Semakin berkurangnya orang yang melakukan tradisi tukar rantang ini disinyalir karena perubahan zaman. Saat ini banyak orang berpikir praktis sehingga merasa keberatan jika harus melakukan tukar rantang.

About www.gspradio.com

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama