» » Alasan Kebutuhan untuk Menopang Pekembangan Subang ke Depan, DPRD Menyetujui Revisi Perda Toko Modern

Ketua DPRD Kabupaten Subang Beni Rudiono membantah tudingan sejumlah aktivis, Ormas, Okp dan Lsm, termasuk Elemen Pemuda Subang, terkait penyelenggaraan rapat Paripurna DPRD Subang tentang pengesahan revisi Perda toko modern, yang digelar pada hari Selasa (29/3/2016) malam lalu.

Menurutnya, alasan rapat Paripurna digelar pada malam hari itu, pagi sampai dengan sore harinya banyak kegiatan, yang berkaita dengan rangkaian kegiatan menyambut hari jadi Kabupaten Subang yang ke 68 tahun, jadi DPRD dan Pemkab Subang sepakat, Paripurna itu digelar pada malam hari, dan keesokan harinya, seluruh Anggota DPRD harus mengikuti Bimtek di Bandung Jawa Barat, selama 3 hari.
 
Alasan lain DPRD mengesahkan dan menyetujui revisi Perda toko modern tersebut, karena banyak pertimbangan yang perlu diperhatikan bersama, selama keputusan DPRD itu, tidak menyalahi aturan perundang-undangan yang menjadi payung hukum diatasnya.
 
"DPRD dan Pemkab Subang juga memiliki pertimbangan khusus, saat mengesahkan revisi perda toko modern tersebut, meski sebelumnya Kita sepakati quota toko modern itu, hanya 150 unit, tetapi melihat perkembangan Subang kedepan setelah adanya jalan tol Cikopo Palimanan (Cipali), Pemerintah Daerah perlu berpikir realistis, untuk memajukan perekonomian Masyarakat,"
 
Beni menjelaskan, jika Perda yang ada tidak segera di revisi, jujur, Pemerintah Daerah sudah merasa kewalahan untuk menanganinya, justru keberadaan toko modern yang tidak berizin itu, PAD-nya harus masuk ke Kas Daerah.
 
"Kita ambil positifnya saja, berapa nantinya PAD yang bakal masuk ke Kas Daerah dari perizinan toko modern di luar quota itu, bahkan toko modern yang di luar quota 150 unit, jumlahnya lebih banyak," (rri)

About RadioGsp Pamanukan

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama