» » Bantuan Penderita Kanker Kepala Terhambat

Akibat penangkapan Bupati Subang Ojang Sohandi yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dana bantuan untuk penderita kanker kepala terancam tidak bisa tersalurkan. Padahal bantuan dari Dinas Sosial (Dinsos) sudah siap, namun terhambat karena belum ada tanda tangan persetujuan dari Bupati Subang, sebagai penentu kebijakan, sehingga bantuan tersebut terkatung-katung.
 
Pelaksana Program Hibah Bansos Dinsos Subang Suhandi mengatakan, untuk korban kanker kepala yang bernama Maryati (43) warga Dusun Sukamanah Desa Jatiragas Hilir Kecamatan Patokbeusi, sudah mengeluhkan dan minta bantuan ke desa setempat. Pemdes menyalurkan ke Dinsos untuk meminta bantuan berobat. Permintaan bantuan tersebut sudah dari Bulan Februari 2016.

Kanker kepala yang dialami korban kondisinya sudah memprihatinkan, sehingga korban tidak bisa melakukan aktivitas seperti orang normal lainnya.

Tekait bantuan, Suhandi menuturkan, pemerintah desa mengusulkan meminta bantuan sebanyak Rp15 juta untuk meringaknan biaya berobat. Sedangkan anggaran di Dinsos yang tersisa hanya Rp9 juta. Tetapi anggaran tersebut hingga saat ini belom cair, karena untuk pencairan harus ada persetujuan Bupati Subang. 

“Hingga saat ini belum ditandatangani, sehingga pencairan bantuan untuk korban kanker kepala tersendat,” terangnya.

Sebagai solusi, Suhandi menjelaskan,  pihaknya akan segera mengusulkan hal tersebut kepada Wakil Bupati Subang Hj Imas Aryumningsih agar kiranya kebijakan tersebut bisa dilakukan. Pasalnya, pihak desa yang bersangkutan, sudah menanyakan terus mengenai pengajuan permohonan terhadap korban kanker kepala tersebut.(pe)

About RadioGsp Pamanukan

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama