» » Kapolres Tangkap Tangan Penyabu di Dalam Blok Lapas Subang

Kapolres Subang, AKBP Agus Nurpatria menunjukkan barang bukti yang didapat di dalam Lapas Kelas II Subang, Sabtu (16/4/2016) malam.
Operasi Bersinar yang dipimpin langsung Kapolres Subang, AKBP Agus Nurpatria di Lapas Kelas II Jalan Veteran, Subang berhasil menemukan berbagai handphone, korek api gas, senjata tajam modifikasi, berbagai obat dan alat hisap sabu.

Bahkan operasi yang berakhir sekira pukul 22.00 Wib itu, akhirnya membuahkan hasil maksimal karena beberapa warga binaan yang dicurigai pengguna, ternyata positif.
Malahan ada beberapa orang yang ketangkap tangan, oleh Kapolres di Blok C kamar 2 sedang mengisap sabu.
Awalnya blok binaan yang sudah digeledah sebelumnya itu dianggap bersih, namun rupanya Kapolres curiga hingga langsung kembali masuk ke dalam hingga akhirnya berhasil menangkap tangan.

Anggota tim khusus yang masuk ke areal Blok memeriksa setiap sudut ruangan, langit-langit kamar, tempat baju, sandal, sepatu, kasur dan bantal dilakukan penggeledahan.

Petugas gabungan bekerja dengan selektif dan penuh kehati-hatian, untuk mencari barang-barang atau bahan yang mencurigakan. Namun tetap saja, ada yang nekat melakukan nyabu.

Diduga terpidana kasus serupa, Jaenal bersama dua rekannya sekamar menyembunyikan barang haram, yang dimiliknya serta menganggap sudah aman.
Akhirnya seluruh penghuni kamar 2 di Blok C dibawa semua dan dites urine, tetapi hanya dua orang yang positif.
Sebelumnya, sejak pukul 18.00 WIB hingga pukul 21.30 WIB belasan warga binaan terutama pindahan dari Cipinang yang dicurigai dites urine dan banyak yang positif.

“Hasil operasi yang kita lakukan, menemukan 13 warga binaan yang positif pengguna dari 22 yang dicurigai kebanyakan warga binaan pindahan dan ada yang warga negara asing. Sedangkan handphone sebanyak 20 lebih, senjata tajam 12 ditambah ada uang tunai dan barang lain yang tidak boleh ada, termasuk puluhan korek api gas," tegas Kapolres.

Untuk yang positif dan barang lainnya, diserahkan kepada Lapas untuk dibina lebih lanjut. Sedangkan yang ditemukan barang bukti dan positif, dibawa ke Mapolres untuk diperiksa lebih lanjut.

Sementara itu Kalapas Subang, Budi Sarwono sendiri mengaku gembira, dengan hasil temuan tim yang sebelumnya berkoordinasi terlebih dahulu. Bahkan mereka yang dinyatakan positif nantinya akan dikenakan sanksi hukum, dan akan berkoordinasi dengan pihak Kepolisian. 

Budi Sarwono mengatakan, selama ini pemeriksaan barang bawaan para pengunjung warga binaan sudah dilakukan pemeriksaan dengan ketat. Selain itu, dua kali dalam seminggu, pihak petugas lapas melakukan penggeledahan di tiap-tiap kamar/blok. 

“Upaya kami sudah cukup maksimal, tapi masih banyak temuan di area lapas. Ke depan kami akan lebih maksimal lagi, sehingga lapas terbebas dari narkoba,” (gm)

About RadioGsp Pamanukan

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama