» » KSPSI Subang Akan Laporkan PT Puteri Dorotea Terkait Pembayaran UPH Karyawannya di Bawah UMK

Masih ada Perusahaan di Subang yang membayar upah di bawah Upah Minimum Kabupaten (UMK), salah satu karyawan yang bekerja di PT Puteri Dorothea yang berada di Kecamatan Cikaum.

Terkait hal itu Ketua DPC Konsfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSi) Kabupaten Subang, Warlan, SE mengatakan, pihaknya akan melaporkan perusahaan karena perusahaan tidak menggaji karyawan sesuai dengan UMK yaitu Rp 1.831.000 plus uang lembur, yang semestinya para karyawan itu menerima gaji pokok Rp. 2.151.000 per-bulan diluar uang lembur.

Selain itu, menurut Warlan, pada karyawan juga tidak diberi jaminan berupa BPJS kesehatan ketenagakerjaan.

Para buruh yang diberi gaji oleh perusahaan tersebut akan segera melaporkan perusahaan kepada pihak yang berwajib untuk diproses secara hukum, yang akan didampingi langsung oleh KSPSi.

“Langkah awal KSPSI sekarang ada mencari data dan membuat surat kuasa kepada KSPSI, setelah itu akan kita laporkan kepada pihak kepolisian, karena ini pelanggarannya sudah jelas. Ini sudah masuk pidana,” 

Selain digaji tidak sesuai UMK Subang sebesar Rp, 2,1 juta lebih, para buruh yang bekerja pun tidak diberi jaminan kesehatan. Hal tersebut bisa terlihat dari slip gaji yang tidak mencantumkan jaminan kesehatan atau BPJS. Padahal, dalam undang-undang para pekerja harus dijamin oleh perusahaan.

Dari data awal dari slip gaji yang diberikan perusahaan kepada karyawan tersebut, Warlan menilai bahwa perusahaan sudah melanggar aturan dan wajib diberi sanksi.

"Seharusnya Dinas Ketenagakerjaan harus memberikan sanksi, tapi ini tidak. Saya anggap Dinas Ketenagakerjaan dan anggota Komisi IV DPRD Subang sudah lalai. Mereka tidak bisa mengawasi perusahaan yang melanggar aturan,” (rri)

About RadioGsp Pamanukan

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama