» » Saat Panen, Petani Subang Langsung Bersiap Masuk Masa Tanam

Musim panen yang kini sedang berlangsung, langsung diiringi dengan persiapan tanam padi kembali. Hal ini dilakukan untuk menghindari datangnya musim kemarau. Sebab, beberapa tanggul dan bendung masih ada yang diperbaiki.

“Apalagi di wilayah kami, sawah baru sekarang saja sudah mulai kesusahan air bila tidak digilir-giring atau pake pompa,“ kata Uhen, pemilik sawah di Blok Sawah Baru, Sukamelang, Subang, Minggu (10/4/16) petang.

Ia menyebutkan, dirinya bersama pemilik lain sedang panen dan ada yang sudah mulai digarap kembali karena takut kekeringan pada musim mendatang. 

“Semenjak lahan sawah baru terbelah jalan tol Cipali jadi susah air,“

Sedangkan petani lain berharap dinas terkait untuk segera menurunkan penyuluh pertaniannya. Sebab, selama ini banyak petani menerima bantuan tetapi tidak sesuai dengan kondisi lahannya.

“Memang ada bantuan benih atau pupuk yang diberikan, tetapi kurang disukai dan bahkan terlambat datangnya,“ kata Ketua Kelompok Tani Sawah Bera, Arto.

Salah satu contoh bantuan pupuk organic yang seharusnya pada musim lalu, baru beberapa bulan datang.

“Kami tetap akan gunakan karena pada saat ini musim tanam dipercepat. Kecuali ajuan bantuan benih belum datang,“ ujarnya.

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Subang melalui Bidang Produksi, Asep kepada wartawan membantah bila penyaluran bantuan ada keterlambatan.

Serangan hama yang terjadi pun tidak terlalu signifikan tetapi ringan seperti yang tercatat serangan penggerek batang intensitas mencapai 380 hektar, WBC seluas 287 hektar dan tikus seluas 312 hektar. Ditambah bakteri hawar daun mencapai 528 hektar. Serangan hama ini tidak hanya di satu wilayah kecamatan tetapi menyeluruh.

“Petugas kita dilapangan selalu turun langsung begitu mendapat laporan adanya serangan hama, dan dilakukan spot stop, sehingga tidak mengembang ke areal lain,“
(pe)

About RadioGsp Pamanukan

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama