PT. RADIO GESWARA PAMANUKAN - JLN. RAYA PANTURA 313 MUNDUSARI - PAMANUKAN - SUBANG - JAWA BARAT - 41254 - TLP : 0260-551535 - EMAIL : AE_GSPFM@YAHOO.COM - MARKETING : 081-3245-444-04
» » Demiz : Banjir Bandang Subang, karena Hulunya Sudah Rusak

Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar meminta penanganan bencana banjir bandang di Cisalak Kabupaten Subang harus menjadi prioritas utama. Termasuk juga pemenuhan logistik, dan pemukiman bagi korban bencana.

"Saat ini yang harus diperhatikan adalah logistik dan tempat pemukiman sementaranya, termasuk juga tim kesehatan. Semuanya harus terpenuhi. Karena banyak juga rumah yang kena banjir bandang, bahkan lahan pertanian,"jelas Deddy kepada wartawan, Selasa (24/5/2016).

Dikatakannya, pihaknya sangat prihatin dengan musibah bencana banjir bandang di Kabupaten Subang. Apalagi musibah tersebut telah menimbulkan korban jiwa dan banyak masyarakat yang terkena musibah.

"Saya sangat prihatin, apalagi ada 5 orang yang meninggal. Tentunya itu perlu dilihat apanya yang rusak. saya kira itu mungkin dihulunya yang rusak sehinga air datang begitu sangat besar," katanya.

Menurutnya bencana banjir bandang yang terjadi disana tidaklah lepas dari dampak terjadinya kerusakan lingkungan di wilayah tersebut. Sehingga hal itu pun menimbulkan bencana ke masyarakat.
"Saya kira kemungkinan dihulunya sudah rusak, jadi ga ada resapan air yang cukup besar lagi. Ini aneh padahal hujannya tidak terlalu besar seperti tahun lalu, hujannya biasa saja, mungkin ada kerusakan dihulu sungai. Kita lihat nanti, tapi yang jelas saat ini tangani dulu korban, terutama untuk kebutuhan logistik, pemukiman Sementara dan kesehatannya," jelas pria yang akrab disapa Demiz tersebut.

Terkait itu, lanjutnya, untuk mengantisipasi bencana lainnya, pihaknya pun meminta masyarakat agar tidak membuang sampah ke sungai. Sebab, banjir pun bisa terjadi akibat aliran sungai yang tidak bisa menampung banyak air akibat tumpukan sampah dan sedimentasi.
"Sedimentasi, sampah. Ini jadi masalah kita tiap tahun," ujarnya.

Tidak hanya itu saja, lanjutnya, pihaknya pun menghimbau pemerintah kabupaten/kota yang belum memiliki BPBD agar segera membuatnya. Sebagai daerah paling rawan bencana, sudah seharusnya semua daerah di Jabar memiliki BPBD.

Menurutnya dengan hadirnya BPBD di setiap kabupaten kota, itu akan mempermudah penanganan bencana terutama menyangkut penyaluran bantuan.

"Setiap daerah harus punya BPBD. Jadi di mana di Jabar yang enggak ada potensi bencananya? Sudah berkali-kali saya ngomong,"katanya. (gm)

About www.gspradio.com

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama