PT. RADIO GESWARA PAMANUKAN - JLN. RAYA PANTURA 313 MUNDUSARI - PAMANUKAN - SUBANG - JAWA BARAT - 41254 - TLP : 0260-551535 - EMAIL : AE_GSPFM@YAHOO.COM - MARKETING : 081-3245-444-04
» » Terbawa Hanyut hingga Indramayu

Kabar duka datang dari Kecamatan Cisalak, tepatnya di Desa Sukakerti Kecamatan Cisalak. Sebanyak 6 orang dilaporkan tewas, sementara 7 orang lainnya luka-luka setelah banjir bandang menerjang pemukiman mereka di Kampung Sukamukti, Minggu (22/5) malam.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Subang, Drs Yayat mengatakan, berdasarkan laporan yang diterimanya, banjir bandang terjadi sebanyak dua kali. Peristiwa pertama terjadi sekitar pukul 20.30 WIB. Saat itu air belum begitu merusak pemukiman warga. Namun pada banjir bandang yang kedua, tepatnya sekitar pukul 21.30 WIB, air yang bercampur dengan material tanah dan pepohonan nyaris meluluhlantakan pemukiman warga yang dilintasinya. Sedikitnya 32 rumah dilaporkan kondisinya rusak berat, 4 rumah diantaranya roboh rata dengan tanah.

“Banjir bandang terjadi 2 kali, dan merusak puluhan rumah dan juga menimbulkan korban jiwa,” ujar Yayat  Senin (23/5).

Masih menurut Yayat, tak hanya orang tua, banjir bandang juga menewaskan bayi yang masih berusia 5 bulan. Mereka yang dilaporkan tewas diantaranya Parni (48), Mae (25), Nabila (5 bulan), Eni (40) dan Rizal (10). Sementara korban luka-luka diantaranya Anen (55), Musa (55), Raza (14), Ma’mur (47), Angga (4), H Komar (75) dan Tati Hartati (36). Bahkan satu orang korban tewas terbanya hanyut aliran sungai Cihideung hingga Kabupaten Indramayu. Sementara korban luka-luka saat itu juga langsung dilarikan ke puskesmas terdekat dan RSUD Ciereng.

“Untuk korban bernama Rizal sempet hanyut terbawa arus banjir bandang. Kami langsung melakukan pencarian, dan akhirnya bisa ditemukan di daerah Gantar, Indramayu,” jelasnya.

Masih menurut Yayat, banjir bandang dipicu hujan deras yang terjadi sebelumnya. Air bercampur material bebatuan dan kayu dari sungai Cihideung yang tak jauh dari pemukiman, meluluhlantakan rumah warga yang dilintasinya.


Sementara itu Kapolres Subang, AKBP Agus Nurpatria SIK mengatakan, pihaknya saat itu juga langsung mengerahkan ratusan pesonel ke lokasi bencana untuk mengevakuasi para korban.

Di lokasi yang sama, Plt Bupati Subang Hj Imas Aryumningsih mengatakan, banjir bandang yang menerjang Kecamatan Cisalak menimbulkan duka mendalam bagi Pemkab Subang. Pihaknya mengaku sudah mengintruksikan dinas terkait untuk segera melakukan langkah-langkah cepat untuk membantu para korban.

Sementara Apep, warga setempat, mengatakan, banjir bandang terjadi secara tiba-tiba. Awalnya warga tak menyangka hujan deras yang melanda wilayahnya akan menimbulkan banjir bandang. 

Akibat musibah ini, ratusan warga terpaksa diungsikan ke tempat yang lebih aman. Tak sedikit diantaranya memilih tinggal di rumah saudaranya. Hingga saat ini warga masih khawatir terjadi banjir susulan, mengingat hujan deras masih kerap terjadi di wilayah Subang selatan.

Hingga berita ini ditulis, tim gabungan TNI, Polri dan masyarakat masih melakukan evakasi. Sementara pihak Pemkab Subang langsung melakukan rapat darurat penanggulangan bencana dipimpin langsung Asda II Pemkab Subang, Cecep Supriatin. Hadir pula Dandim 0605 Subang Letkol Inf Budi Mawardi Syam dan Kabagsos, Ujang Sutisna.(pe)

About www.gspradio.com

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama