» » Harga Sayur-Mayur dan Bumbu Dapur di Subang Fluktuatif

Harga Kebutuhan pokok masyarakat (Kepokmas) jenis bumbu dapur dan sayur mayur seperti, cabe keriting, cabe merah biasa, Cabe rawit hijau dan cabe rawit merah, bawang merah, kacang buncis, kentang dieng serta tomat, di sejumlah pasar tradisional di Subang naik.

Terkait hal itu Deden (50) pedagang kepokmas di pasar Panjang Subang mengungkapkan, harga cabe kriting dari harga Rp. 25.000 perkiligram naik Rp. 30.000 atau naik Rp. 5.000 perkilo atau setara dengan 16,6 persen, cabe merah biasa dari Rp. 25.000 perkilogram, naik Rp. 10.000 menjadi Rp. 35.000 perkilogram sebanding dengan 28 persen kenaikan harga perkilogramnya.

Sedangkan untuk harga cabe rawit hijau dari harga Rp. 20.000 perkilogram, naik menjadi Rp. 24.000, atau naik Rp. 4.000 perkilogram atau naik 16,6 persen, cabe rawit merah dari harga sebelumnya Rp. 25.000 perkilogram menjadi Rp. 35.000 atau 28,5 persen setara dengan naik Rp. 10.000 perkilogramnya, bawang merah dari Rp. 35.000 naik menjadi Rp. 40.000 perkilogram, naik sekira Rp. 5.000 perkilogram atau 12,5 persen, kacang buncis dari Rp. 8.000 perkilonya, naik Rp. 2.000 menjadi Rp. 10.000 perkilo gram atau naik 20 persen, harga kentang dieng juga naik Rp. 2.000 perkilonya, dari Rp. 18.000 menjadi Rp. 20.000 perkilogram atau naik 10 persen, terakhir harga tomat dari harga Rp. 5.000 perkilogram, menjadi Rp. 6.000 atau naik Rp. 1.000 perkilonya atau 16,6 persen.

Menurutnya, naiknya ke delapan item kepokmas jenis bumbu dapur dan sayur mayur tersebu, karena dipengaruhi oleh tersebdatnya pasokan dari daerah penghasil.

Deden juga menuturkan, selain ke delapan kepokmas yang mengalami kenaikan harga kepokmas saat ini, beberapa harga kepokmas lainnya seperti gula pasir, minyak goreng tanpa merek, wortel dan lobak, justru mengalami penururnan harga mulai dari 6 hingga 25 persen perkilogramnya. (rri)

About RadioGsp Pamanukan

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama