PT. RADIO GESWARA PAMANUKAN - JLN. RAYA PANTURA 313 MUNDUSARI - PAMANUKAN - SUBANG - JAWA BARAT - 41254 - TLP : 0260-551535 - EMAIL : AE_GSPFM@YAHOO.COM - MARKETING : 081-3245-444-04
» » Hari Ini, Ribuan Siswa Masuk Sekolah, Larang Perpeloncoan Siswa Baru

Hari ini (Senin, 18 Juli 2016) merupakan hari pertama masuk sekolah di awal tahun ajaran baru 2016/2017. Setelah libur panjang, para siswa mulai menikmati kembali bangku sekolah.
Jumlah siswa baru tahun ini di Kabupaten Subang, dari tingkat SD hingga SMA/SMK, diperkirakan mencapai sekitar 65 ribu. Hal tersebut didasarkan pada siswa yang lulus tahun ini pada tiap-tiap jenjang pendidikan.

Kasi Kurikulum Bidang TK dan SD Dinas Pendidikan Kabupaten Subang, Mukfi Efendi SPd MMPd mengatakan, lulusan SD tahun ini berjumlah 23.792 orang, lulusan SMP/MTs sebanyak 25.879 orang dan lulusan SMA/SMK sebanyak 14.875 orang. Jumlah siswa yang masuk pada ajaran tahun ini diperkirakan tak jauh dari jumlah tersebut.

Dikatakan Mukfi, pihaknya belum memastikan jumlah siswa baru tahun ini, mengingat belum ada data yang pasti di tiap-tiap jenjang pendidikan di Kabupaten Subang.

Masih menurut Mukfi, sebelum mengikuti pembelajaran efektif di sekolah barunya, seperti sudah tradisi ada kegiatan di mana siswa harus mengenal lingkungan sekolah barunya. Sekarang kegiatan tersebut dinamakan dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
MPLS ini dilakukan selama tiga hari 18-20 Juli 2018 bagi siswa baru SMP dan SMA/SMK. Meski tak ada istilah itu di tingkat SD, sudah menjadi kewajiban dari sekolah untuk memperkenalkan lingkungan sekolah terhadap siswa baru.

Di hari pertama masuk sekolah, khususnya siswa baru SD, biasanya orang tua berduyun-duyun mengantarkan anaknya ke sekolah.

Kasi Kesiswaan Bidang TK dan SD Dinas Pendidikan Kabupaten Subang, Drs Lilis Suryani mengatakan, sebagai bentuk kasih sayang orang terhadap anaknya mengantar di hari pertama masuk sekolah sudah menjadi tradisi.

Menurutnya, sebaiknya orang tua tidak berlama-lama menunggu anaknya ketika sudah mengikuti proses pembelajaran. Kata dia, maksimal hal itu bisa dilakukan dalam waktu satu minggu. Hal itu dilakukan untuk mendidik anak supaya mandiri.Selain itu, pada masa pengenalan lingkungan sekolah, dilarang adanya perpeloncoan yang dilakukan pihak sekolah terhadap siswa baru. Jika itu terjadi, sekolah bakal mendapat sanksi dari dinas pendidikan setempat.

“Perpeloncoan jelas dilarang dalam masa pengenalan lingkungan sekolah ini,” kata Kasi Kesiswaan Bidang Dikmenumjur Dinas Pendidikan Kabupaten Subang, Arie Tarjana Nataraharja MPd. (pe)

About www.gspradio.com

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama