» » Study Banding Anggota DPRD Subang ke Banjarmasin dan Kalimantan Mendapat Kritikan dari Laskar Anti Korupsi Indonesia

Kunjungan Kerja (Kunker) atau study banding Anggota DPRD Subang, ke dua Kota berbeda di Kalimantan yaitu, Kota Banjarmasih dan Balikpapan, yang berlangsung sejak hari Rabu (27/7/2016) sampai dengan hari Jum'at (29/7/2016) kemarin, menuai kritikan negatif dari Laskar Anti Korupsi (Laki).

Ketua Laki Kabupaten Subang, Maman Suharno menilai, stady banding yang dilaksanakan Anggota DPRD Subang selama 3 hari itu, tidak memiliki arti yang positif, untuk perubahan di Subang, karena terkesan hanya jalan-jalan dan menghambur-hamburkan uang rakyat saja.
 
"Sering Anggota DPRD itu melakukan study banding keberbagai daerah di tanah air, tetapi tidak pernah ada hasil yang mampu diimplementasikan oleh para Anggota DPRD itu, dari hasil study banding tersebut, dan kenyataannya pembangunan di Subang masih saja monoton, tidak ada hasil yang positif,"
 
Selain itu menurutnya, DPRD tidak pernah terbuka kepada publik terkait maksud dan tujuan dari study banding, yang sering dilakukan DPRD, apalagi hasil dari study banding itu tidak pernah diimplementasikan dalam program pembangunan di Subang, bahkan terkesan tidak ada transfaransi kepada publik.
 
Sementara lanjut Maman, study banding kali ini saja masyarakat Subang tidak pernah tahu agenda apa yang dibawa ke Balikpapan dan Banjarmasin tersebut, semestinya masyarakat tahu agenda tersebut.
 
"Seharusnya DPRD itu terbuka kepada publik agenda study banding itu, agar masyarakat dalam mengkritisi setiap kebijakan DPRD dari hasil study banding tidak sesuai dengan harapan rakyat,"  (rri)

About RadioGsp Pamanukan

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama