PT. RADIO GESWARA PAMANUKAN - JLN. RAYA PANTURA 313 MUNDUSARI - PAMANUKAN - SUBANG - JAWA BARAT - 41254 - TLP : 0260-551535 - EMAIL : AE_GSPFM@YAHOO.COM - MARKETING : 081-3245-444-04
» » Ajarkan Anak Berpikir seperti Ini agar Menjadi Disiplin

BERKALI-KALI orangtua mengajarkan anak meminta maaf secara tulus. Tapi apakah benar, anak sudah meminta maaf dengan tulus dan menyadari kesalahan mereka, sekaligus diikuti rasa sesal.

Psikolog Anak dari Amerika Serikat, Carl Pickhardt memiliki cara tentang bagaimana membuat anak benar-benar menyadari kesalahan mereka dan diikuti oleh rasa sesal. Seperti dilansir Familyshare, Sabtu (3/9/2016), berikut tiga langkah penting sebelum memaafkan anak.

Evaluasi
Tujuan evaluasi adalah untuk menciptakan konteks moral dan recall atas tindakan anak. Orangtua ingin membesarkan anak dengan kompas moral yang kuat, untuk itu bantu mereka membangun ini.

Jelaskan tentang tindakan mereka dan beritahu apa yang salah. Pandu anak melewati proses berpikir yang benar.

Sensitivitas
Untuk membantu anak memahami bahwa mereka telah menyakiti seseorang, orangtua harus mengajukan pertanyaan. Tantang anak untuk menempatkan diri seperti orang lain. Biarkan anak merasakan bagaimana tindakan mereka telah menyakiti perasaan orang lain.

Misalnya, jika dia mengambil mainan adiknya. Kemudian ajukan pertanyaan ini, untuk menciptakan empati pada anak. Dengan begitu mereka akan merasakan efek emosi yang sama.

Konsekuensi
Setelah menetapkan proses etika, mulailah untuk menemukan solusi. Apa yang anak harus rasakan dampaknya atas tindakan mereka. Ajarkan mereka tentang konsekuensi. Sehingga muncul penyesalan yang tulus dari diri anak.

Dengan begitu, anak akan dewasa secara berpikir dan tindakan. Itu adalah tugas orangtua memdidik anak. Ajarkan mereka cara menebus kesalahan.

About www.gspradio.com

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama