PT. RADIO GESWARA PAMANUKAN - JLN. RAYA PANTURA 313 MUNDUSARI - PAMANUKAN - SUBANG - JAWA BARAT - 41254 - TLP : 0260-551535 - EMAIL : AE_GSPFM@YAHOO.COM - MARKETING : 081-3245-444-04
» » Dua Jamah Haji Asal Subang Berangkat Lewat Jalur Filipina

Sedikitnya 500 warga negara Indonesia (WNI) diketahui menggunakan parpor Filipina untuk menunaikan ibadah haji. Dua orang diantaranya merupakan warga Kabupaten Subang. Saat ini keduanya sudah berada di Arab Saudi.
 
Kasi Haji Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Subang, Munawir mengatakan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah pusat mengenai proses pemulangan dua orang jemaah haji asal Subang tersebut. Selain mendukung sepenuhnya upaya-upaya yang dilakukan oleh pemerintah pusat, ia berharap agar dua jemaah haji tersebut bisa segera dipulangkan.

Dikatakan Munawir, dua jemaah haji dimaksud merupakan pasangan suami istri asal Kecamatan Binong. Keduanya diketahui berinisial RH dan CR. 

Pihak Kemenag Subang, kata Munawir, belum begitu memahami percis bagaimana dua orang tersebut bisa sampai ikut haji melalui jalur Filipina. Termasuk oleh agen travel mana keduanya bisa pergi haji. Hingga saat ini pihak Kemenag masih menelusurinya.

Karena berangkat dari jalur Filipina, kata dia, dua orang tersebut tidak termasuk bagian dari jumlah jemaah haji yang diberangkatkan dari Subang tahun ini, yang jumlahnya 962 orang.
Setelah kepulangan dua jemaah haji tersebut, pihaknya akan segera menkonfirmasi yang bersangkutan untuk meminta keterangan. Dengan kejadian tersebut, pihaknya merasa prihatin dan berharap agar tidak terulang lagi oleh calon jemaah haji berikutnya.

Karena berangkat dari jalur Filipina, kata dia, dua orang tersebut tidak termasuk bagian dari jumlah jemaah haji yang diberangkatkan dari Subang tahun ini, yang jumlahnya 962 orang.

Setelah kepulangan dua jemaah haji tersebut, pihaknya akan segera menkonfirmasi yang bersangkutan untuk meminta keterangan. Dengan kejadian tersebut, pihaknya merasa prihatin dan berharap agar tidak terulang lagi oleh calon jemaah haji berikutnya.

Dijelaskan, kejadian ini perlu menjadi pelajaran bagi masyarakat agar berhati-hati mengenai persoalan pemberangkat ibadah haji ini. Yang terpenting masyarakat aktif bertanya ke Kemenag dan mengikuti prosedur yang berlaku.
 
Sebelumnya, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengungkapkan, ada sekitar 500-700 warga negara Indonesia (WNI) yang menggunakan parpor Filipina untuk menunaikan ibadah haji. Mereka bahkan sudah berada di Arab Saudi.

Dijelaskan, kejadian ini perlu menjadi pelajaran bagi masyarakat agar berhati-hati mengenai persoalan pemberangkat ibadah haji ini. Yang terpenting masyarakat aktif bertanya ke Kemenag dan mengikuti prosedur yang berlaku.
 
Sebelumnya, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengungkapkan, ada sekitar 500-700 warga negara Indonesia (WNI) yang menggunakan parpor Filipina untuk menunaikan ibadah haji. Mereka bahkan sudah berada di Arab Saudi.

Lebih lanjut Yasonna mengatakan, jika ratusan WNI itu pulang ke Filipina, maka bisa-bisa langsung dipidana. Untuk itu, pemerintah juga melobi Filipina.

Selain itu, katanya, Presiden Joko Widodo juga melobi Presiden Filipina Rodrigo Duterte. Tujuannya agar ratusan WNI yang sedang berhaji dengan paspor Filipina itu tidak diproses pidana. (PE)



About www.gspradio.com

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama