PT. RADIO GESWARA PAMANUKAN - JLN. RAYA PANTURA 313 MUNDUSARI - PAMANUKAN - SUBANG - JAWA BARAT - 41254 - TLP : 0260-551535 - EMAIL : AE_GSPFM@YAHOO.COM - MARKETING : 081-3245-444-04
» » Asda I Setda Subang Optimis Pencairan Danada Desa Tahap II Terealisasi 100 Persen

Gelombang unjuk rasa penolakan pencabutan PP No. 78 Tahun 2015, penetapan kenaikan UMK tahun 2017 sebesar 8,25 persen, serta penolakan diberlakukannya tenaga kontrak di Kabupaten, terus berlanjut hingga hari ini. Ribuan massa buruh dari FSPMI, SPN, KSPSI dan Kasbi, mengepung kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Subang.    

Ba'da Sholat Jum'at, kaum buruh Subang terus berdatangan dari berbagai wilayah Subang sehingga polisi dengan terpaksa menutup jalan Mayjen Sutoyo Subang dari dua arah.  Koordinator Lapangan aksi unjuk rasa kaum buruh Subang, Warlan, dalam orasinya terus mendesak pemerintah pusat mencabut PP 78/2015, karena dinilai terlalu menginterpensi ketetapan UMK yang sebenarnya sudah diatur oleh Undang-Undang No. 13 Tahun 2009 tentang Ketenagakerjaan. Para pengunjuk rasa terus meminta Disnakertrans untuk memfasilitasi tuntutan kaum buruh. 

Jika penetapan UMK keukeuh harus berdasarkan PP 78, kaum buruh tetap akan menolak penetapan kenaikan UMK tahun 2017 sebesar 8,25 persen sesuai dengan inflasi Kabupaten Subang, Bahkan, para pengunjuk rasa mengancam akan menduduki Kantor Disnakertrans hingga tuntutan kaum buruh dipenuhi. 
"Kami tetap akan menolak UMK 2017 jika berdasarkan PP, Kami tetap akan menolaknya, dan Kami akan menduduki Kantor Disnakertrans jika tuntutan Kami tidak dikabulkan," jelas Warlan.
Hingga Jumat (18/11/2016) petang, aksi unjukrasa kaum buruh masih berlangsung dan jalan Mayjen Sutoyo masih ditutup. Polisi pun masih berjaga-jaga untuk mengawal jalannya aksi unjukrasa kaum buruh tersebut.

About www.gspradio.com

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama