PT. RADIO GESWARA PAMANUKAN - JLN. RAYA PANTURA 313 MUNDUSARI - PAMANUKAN - SUBANG - JAWA BARAT - 41254 - TLP : 0260-551535 - EMAIL : AE_GSPFM@YAHOO.COM - MARKETING : 081-3245-444-04
» » Subang Bentuk Tim Iklim Selamatkan Pertanian

Pemkab Subang direkomendasikan menyusun rencana adaptasi perubahan iklim dan kawasan agropolitan melalui pemanfaatan kajian kerentanan, risiko, dan perubahan iklim. Rekomendasi tersebut berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) bersama dengan Institut Pertanian Bogor.

Staf Ahli Kementerian, DR. Ferdinand, saat memberikan paparan di Aula Bappeda Subang, Kamis (24/11/16)  Menjelaskan,  Guna menyusun rencana adaptasi perubahan iklim perlu dibentuk tim iklim dalam rangka penanggulangan resiko atas terjadinya iklim terhadap produksi pertanian, peternakan, perikanan. 

"Ancaman kemiskinan pun bila diteliti ada kaitannya karena lebih disebabkan terancamnya lahan pertanian akibat perubahan iklim. Sehingga dengan adanya tim iklim pemerintah daerah akan memiliki dokumen kajian risiko dan dampak perubahan iklim,"

Dokumen kajian iklim nantinya dapat digunakan untuk memetakan kondisi sosial ekonomi di Kabupaten Subang  terkait aspek prioritas pembangunan, yaitu kemiskinan, pariwisata, dan lingkungan. Selain itu, perlu penerbitan Peraturan Bupati agar dokumen dapat dijadikan acuan dalam penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis dan Rencana Program Pembangunan Daerah.

Hal senada diungkapkan dari tim IPB, Dr. Rini Hidayati,  iklim bersifat dinamis, ada kalanya iklim dapat menguntungkan dan ada kalanya merugikan. Iklim memiliki pengaruh yang sangat luas (pertanian dalam arti luas, pemenuhan kebutuhan air dan industri dan rumah tangga). Apalagi Subang konidisi iklminya terdiri dari dataran tinggi sampai dataran rendah, musim kemarau sampai penghujan.

Dikatakannya, strategi manajemen pertanian berbasis iklim penguatan ketahanan masyarakat terhadap perubahan iklim diperlukan. Karena iklim yang baik akan menghasilkan produksi pertanian yang baik. Diperlukan peningkatan pengetahuan dan kapasitas penggunan, pemanfaatan profil iklim, interpretasi daerah wilayah iklim saat ini, perencanaan strategi adaptasi untuk mengatasi bencana terkait iklim.

Sementara itu, Kabid Ekonomi Bappeda Subang, Drs Mochammad Solihin membenarkan kalau iklim di wilayah kerjanya mempengaruhi faktor produksi dan dapat menjadi faktor bencana alam. Keberadaan iklim harus dipelajari agar bisa beradaptasi.

“Kita siap membentuk tim iklim Kabupaten Subang agar bisa mensosialisasikan kepada masyarakat juga dapat menangkap peluang terhadap perubahan iklim itu sendiri,“ (gm)

About www.gspradio.com

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama