PT. RADIO GESWARA PAMANUKAN - JLN. RAYA PANTURA 313 MUNDUSARI - PAMANUKAN - SUBANG - JAWA BARAT - 41254 - TLP : 0260-551535 - EMAIL : AE_GSPFM@YAHOO.COM - MARKETING : 081-3245-444-04
» » Sumitra, Membuat Wayang Golek Sejak 1975

Wayang Golek merupakan kesenian wayang yang terbuat dari boneka kayu. Kesenian Wayang Golek ini pernah sangat populer di Jawa Barat. Namun, ketenaran wayang golek tak sebaik nasib Sumitra yang sudah memproduksi wayang golek sejak 1975.

Perkembangan zaman yang beitu oesat nenbuat wayang golek semakin jarang ditemukan. Tak heran jika saat ini wayang golek hanya ditemukan pada acara-acara tertentu saja.

Selain itu, keberadaan wayang golek juga tak terlepas dari pengrajinnya. Salah satunya adalah Sumitra (66) yang memilih profesi sebagai pengrajin wayang golek.Namun Sumitra harus pasrah tergerus zaman dan sedikit demi sedikit mulai terlupakan oleh dunia.

“Sekarang sudah jarang yang pesan wayang golek. Minimnya modal dan pemasaran juga jadi kendala. Tidak ada perhatian dari pemerintah untuk pengrajin wayang golek agar bisa berkembang dan terus melestarikan wayang golek,”ujarnya.

Sumitra mengaku, dirinya terakhir menerima pesanan pada bulan Jili lalu dari daerah Kalijati, Subang. Itupun setelah sekian lama ia tak mendapatkan pesanan wayang golek.

“Dulu para dalang golek banyak yang mencari wayang golek tapi sekarang sudah jarang. Selain itu modal dan kemampuan pemasaran pun saya gak punya, jadi apa boleh buat kalau akhirnya gak ada pesanan ya saya nganggur,”keluhnya.

Di usianya yang sudah tidak muda lagi, Sumitra tetap ingin melestarikan kesenian wayang golek. Namun sangat disayangkan tidak ada dukungan moril maupun dukungan finansial dari pemerintah setempat.

Jika diulas dari proses pembuatan sebuah wayang golek terhitung rumit, tidak banyak orang yang mampu membuat kerajinan dari kayu ini. Pemilihan kayu yang digunakan juga jenis kayu lame yang lunak dan mudah dibentuk.

“Pertama mengukir bentuk wajah,detail wajah, mulai dari lekukan hidung, mata, hingga hiasan dibuat sedemikian halus. Proses pewarnaannya pun menggunakan beberapa kuas,kemudian membuat bagian tubuh. Wayang golek kan memiliki bentuk tubuh yang terpisah dengan tangan, yang paling penting dari wayang golek adalah pakaian tradisional sesuai dengan tokoh aslinya” jelas sumitra.

Saat ini selain membuat kerajinan wayang golek, Sumitra juga sering membuat ukiran kursi atau meja mebel. Karena sepi akan pesanan, Sumitra kini hanya mempunyai beberapa wayang golek dan itu pun hanya bagian kepalanya saja.

Sumitra pun menuturkan harapannya pada pemerintah daerah agar memberikan perhatian kepada para pengrajin wayang golek agar jangan sampai terlupakan, karena melalui ukiran ini lah ia bisa mempertahankan hidupnya.

“Saya harap pemerintah memberikan bantuan dan juga perhatiannya, saya sudah sejak dari 1975 membuat kerajinan ini namun tidak pernah ada perhatian maupun dukungan dari pemerintah. Padahal ini adalah mata pencaharian saya dan upaya melestarikan budaya sunda,” tutupnya

Sumber : VINNY DINA RAHAYU, SUBANG

About www.gspradio.com

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama