» » Bangli Patokbeusi Dibongkar Aparat, Kawasan Janem & Celeng?

Warga pantura Subang banyak yang mengapresiasi penertiban bangunan liar Dan warung remang-remang di kawasan Pantura Subang.

Sulaeman salah seorang warga setempat sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada aparat Satpol PP, Kapolres, Dandim yang telah berani menertibkan bangunan yang dijadikan tempat maksiat ini, karena selama puluhan tahun tak ada yang berani menertibkan tempat maksiat dikawasan jalur pantura yang sangat terkenal dengan aroma syahwatnya.

Menurut Sulaeman, setiap menjelang maghrib hingga dini hari , warung remang-remang,cafe dan tempat karaoke plus-plus ini selalu ‘menjajakan’ wanita -wanita cantik berpakaian seksi dengan duduk santai dikursi depan warung menunggu tamu lelaki hidung belang.

LALU BAGAI MANA DENGAN JAMEN DAN CELENG ? 

Masih Menurut Sulaeman, Bahwa bangunan liar di kawasan Janem Sukamandi dan Celeng Pamanukan juga harus ditertibkan dan dibongkar paksa,agar jangan sampai ada kemaksiatan lagi di kawasan jalur pantura. 


PENERTIBAN BANGLI DIKAWAL APARAT POLRES SUBANG DAN KODIM 0605

Aparat gabungan dari Satpol PP Kabupaten Subang, melakukan penertiban terhadap puluhan bangunan liar yang berjajar di Jalur Pantura Patokbeusi Subang, Selasa (27/12). Penertiban tersebut dikawal juga oleh personel Polres Subang dan Kodim 0605/Subang. 

Bangunan bangunan liar yang berjumlah sekitar 47 buah tersebut dirobohkan aparat karena berdiri di atas bantaran aliran irigasi yang menjadi tanggung jawab Perusahaan Jasa Tirta (PJT). Penertiban pun dilakukan setelah ada permintaan dari pihak PJT kepada satpol PP.

Menurut Kasatpol PP Subang, Asep Setia Permana, para pemilik bangunan tersebut sudah diperingati secara resmi melalui surat tiga kali. Namun sayang, mereka tak menuruti peringatan dari aparat untuk segera menertibkan sendiri bangunan dan barang barang nya sendiri.

Sementara itu Kapolres Subang AKBP Yudhi Sulistianto Wahid menyatakan total personil gabungan yang diturunkan sebanyak 200 orang. Tidak hanya aparat yang diterjunkan untuk membantu dan mengawal jalannya eksekusi ini. Sejumlah ormas pun tampak mengiringi aparat mengamankan pembongkaran. 

Di lokasi penertiban bangunan liar, terdapat markas salah satu ormas. Petugas dan massa ormas tersebut sempat berdialog sejenak sebelum eksekusi berjalan. salah satu anggota ormas tersebut sempat meminta waktu untuk mengeluarkan barang dan merobohkan sendiri bangunan mereka.

Karena waktu yang semakin siang, akhirnya bangunan dirobohkan tanpa ampun. Diantara deretan bangunan tersebut terdapat beberapa bangunan yang dibangun permanen dengan tembok batu bata. Konon, malah ada yang baru dibangun dua bulan dan bernilai Rp 150 juta.
Dandim 0605 Subang Letkol Inf Budi Mawardi Syam, menegaskan TNI terus akan mengawal setiap upaya aparat baik Satpol PP dan kepolisian untuk menegakan aturan perundangan dan perda yang berlaku.(ar/wk)

About RadioGsp Pamanukan

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama