» » Dandim : Jualan Yang Halal Saja ! Jangan Ada Miras Diacara Hajatan.

Jajaran Pemerintah Kabupaten Subang menegaskan untuk memberantas minuman keras. Penegasan ini disampaikan dalam acara Silaturahmi dalam rangka Penanggulangan Miras (Minuman Keras) di Kabupaten Subang yang diselenggarakan di Wisma Karya, belum lama ini
 
Pada kesempatan tersebut Dandim, Letkol Budi Mawardi Syam menyarankan supaya para penjual minuman beralkohol lebih baik berhenti berjualan miras dan pindah dengan barang jualan lainnya supaya terhindar berhadapan dengan hukum.

Kata Budi peredaran minuman beralkohol di Subang sudah mengkhawatirkan sudah dijual bebas ke anak-anak sekolah. Terutama yang oplosan dengan kadar yang melebihi dari yang ditetapkan.
 
Selanjutnya disampaikan bahwa dengan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Subang No. 5 tahun 2015 tentang Pengendalian dan Pengawasan Minuman Beralkohol, makin mempersempit peredaran. “Bahkan bisa dikatakan melarang (peredaran miras),”  

Hal senada dikatakan Kapolres Subang, AKBP Yudhi Sulistianto dengan banyak tindak kriminal yang disebabkan oleh pengaruh minuman keras. Maka dari itu pihaknya siap mendukung Pemkab Subang dalam upaya Penanggulangan minuman keras.

Senada dengan Kasatpol PP Kab Subang, Asep Setia Permana yang menyampaikan harapannya supaya para penjual minuman beralkohol menaati paraturan yang berlakudi Kabupaten Subang diantaranya Perda No. 5 tahun 2015 tentang Pengendalian dan Pengawasan Minuman Beralkohol. Misalnya mengenai perijinan dan lokasi.

Apalagi sekarang Perda No. 5/2015 telah didukung dengan Keputusan Bupati No. 300/Kep.376.Satpol PP/2016 tentang Tim Terpadu Pengendalian dan Pengawasan Minuman Beralkohol. “Initinya dengan aturan (Kepbup) tersebut Tim (Muspida) bisa berperan dalam pemberantasan minuman keras,” katanya.

Dalam Kepbup Tim Terpadu diantaranya terdiri dari Bupati Subang, Satpol PP, Kepolisian, Jajaran TNI, Kejaksaan dan Pengadilan sampai Dinas terkait.

Kemudian menurut Kasubag Dokumentasi Hukum, Bony Sinter Delonik menyebutkan Perda Pengaturan dan Pengenalian Minuman Beralkohol akan efektif bila kepedulian masyarakat ditingkat desa sudah baik. Maka dari itu Perda berikut Kepbup harus disosialisasikan sampai tingkat desa.


 


 Sebab, lanjut Bony, saat ini masih berkembang kebiasaan menyediakan minuman keras apabila ada hajatan.

About RadioGsp Pamanukan

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama