» » Kodim 0605 Subang Sosialisasikan Perbup Dan SK, Terkait Keterlibatan Kodim Dalam Pemberantasan Miras Dan Narkoba.

Kodim 0605 Subang, dengan melibatkan seluruh elemen yang ada, seperti MUI, Pemuka Agama, Ormas, Okp, Satpol PP, Disperindagar, Polres, Subden POM TNI-AD dan POM TNI AU, untuk melakukan sosialisasi Peraturan Bupati (Perbup) dan Surat Keputusan (SK) Bupati, tentang keterlibatan Kodim 0605 Subang, dalam pemberantasan minuman keras (Miras) dan Narkoba.

Sebelum dilaksanakan sosialisasi ke diberbagai kedai, dan toko serta tempat-tempat yang menjadi tempat jual beli atau tempat minum miras, terlebih dahulu dilaksanakan Apel, yang dipimpin Dandim 0605 Subang, Letkol (Inf) Budi Mawardi Syam, di Halaman Makodim 0605 Subang, Sabtu (24/12/2016).
 
Dandim 0605 Subang, Letkol (Inf) Budi mawardi Syam menyatakan, sebelum pihaknya memberikan tindakan tegas terhadap para penjual Miras terlebih para pengguna dan pengedar Narkoba, maka pihaknya terlebih dahulu melaksanakan sosialisasi Perbup dan SK Bupati tersebut.
 
"Sosialisasi ini Kita lakukan, agar tidak ada miskomunikasi antara masyarakat, termasuk Oknum Aparat, baik itu Oknum Aparat PNS, Polri terlebih Oknum TNI, yang menjadi backing atau sekaligus penjual miras atau Narkoba, sehingga diharapkan, dalam pelaksanaan Operasi atau Razia yang Kita Lakukan tidak ada lagi persoalan, yang mempertanyakan kewenangan Kodim 0605 Subang, dalam melakukan Pemberantasan Miras dan Narkoba," ujar Letkol Budi Mawardi Syam di sela-sela sosialissi Perbup dan SK Bupati tentang Pemberantasan miras dan narkoba di Subang, Sabtu (24/12/2016). 
 
Sementara itu menurutnya, sosialisasi ini, dilaksanakan secara menyeluruh di wilayah Teritorial Kodim 0605 Subang, dengan melibatkan semua Danramil di wilayahnya masing-masing.
 
"Jadi sosialisasi ini Kita sengaja dilaksanakan secara serempak, kalau ditingkat Kecamatan, setiap Danramil yang berperan dalam sosialisasi ini," jelasnya.
 
Terkait dengan pelaksanaan Operasi ataupun Razia, yang akan dilakukan Kodim, Budi menuturkan, sesuai dengan prosedur dan mekanismenya, atau protapnya, ada limit waktu dari sosialisasi ini minimal 5 hari atau satu Minggu, baru akan dilaksanakan Operasi atau Razia, sedangkan target Operasi atau Razia yang akan dilakukan Kodim, tergantung laporan dari Intelejen, dan pengaduan masyarakat.
 
"Dalam hal ini masyarakat juga diminta ikut berperan aktif untuk memberikan laporan, atau pengaduak kepada Koramil atau langsung ke Makodim," tandas Budi.(rri-re)

About RadioGsp Pamanukan

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama