» » Komisi IV DPRD Dukung Subang jadi Kota Wisata

Komisi IV DPRD dan Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olah Raga (Disbudparpora) Kabupaten Subang, konsent dan fokus, pembenahan infrastruktur jalan, yang menjadi akses Wisata, dan merumuskan regulasi Peraturan Daerah (Perda) serta pemetaan potensi Wisata yang harus digali dan ditingkatkan, sebagai upaya untuk mendukung Subang sebagai Kota Wisata.

Sekretaris Komisi IV DPRD Subang, Nurul Mu'min menyatakan, semua upaya yang dilakukan DPRD dan Pemkab Subang saat ini, karena wilayah selatan Subang, sudah dinyatakan sebagai kawasan strategis Pariwisata Nasional, yang dalam waktu dekat ini akan ditetapkan oleh Kementerian Pariwisata, sehingga Subang, sudah sepantasnya berbenah dan mempersiapkan diri, untuk menuju kota Wisata tersebut.

"Kita mulai tahun 2017 akan berbenah di infrastruktur jalan, karena yang akan menjadi salah satu kenyamanan para Wisatawan dalam berkunjung ke Subang nanti, dan Kami di Komisi IV, sudah mengalokasikan anggaran sebesar Rp350 milyar untuk pembangunan Infrastruktur jalan tersebut, meski anggaran sebesar itu belum bisa menyelesaikan seluruh kerusakan infrastruktur jalan yang ada, dan idealnya Subang membutuhkan anggaran sebesar Rp500 milyar, untuk menuntaskan kerusakan infrastruktur Jalan tersebut, demi mendukung kepariwisataan Subang kedepan,"

Selain fokus di perbaikan infrastruktur jalan yang rusak, pihaknya juga saat ini sedang konsent melakukan perumusan sebuah raperda kepariwisataan, seperti mengatur tentang pengelolaan, kerjasama dengan pihak Perum Perhutani dan pengelolaan dengan spihak swasta, termasuk persoalan keberadan kompepar, dan semua sarana dan prasaran pendukung kepariwisataan Subang, agar berdampak terhadap perekonomian secara makro.

Mu'min juga menambahkan, termasuk persoalan pemetaan destinasi kepariwisataan Subang, yang berjumlah 60 lebih potensi wisata yang harus digali, untuk dijadikan primadona selain objek wisata sari ater dan taman wisata alam gunung tangkuban parahu.

"Semua potensi wisata yang menjadi destinasi kepariwisataan Kita, juga perlu mendapatkan payung hukum, karena hapir 99 persen potensi Wisata Kita berada di kawasan Perum Perhutani, yang tentunya perlu diatur sedemikian rupa oleh sebuah perda, semua itu demi kesejahteraan masyarakat Subang melalui peningkatan PAD dari sektor kepariwisataan, baik itudari wisata alam, wisata religi, budaya dan kuliner, yang tersebar di seluruh wialayah kabupaten Subang," tandas Mu'min.(rri)

About RadioGsp Pamanukan

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama