» » 200.000-an warga Subang tak miliki Akte Lahir

Sedikitnya 200.000 warga Kabupaten Subang dari berbagai kalangan usia, ditengarai belum memiliki dokumen akta kelahiran. Selain minimnya kesadaran masyarakat, hal tersebut juga diakibatkan, proses pencatatan sipil sebelumnya dilakukan secara manual.

Kabid Pencatatan Sipil Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Subang, Yono Sutaryana menyatakan, bahwa hingga akhir 2016, dari sekitar 418.000 warga (wajib akta lahir), baru sebanyak 50,6% (atau sekitar 200.000-an warga) yang telah mengantongi akta kelahiran.

Masih banyaknya warga yang belum memiliki akta ini, tutur dia, disebabkan proses pembuatan akta lahir sebelumnya dilakukan secara manual dan belum terkoneksi ke Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK).

Bahkan semula, sebut Yono, hingga Agustus 2016 lalu, kepemilikan akta kelahiran hanya sekitar 30%. Namun, setelah instansinya menggulirkan program Desa Tuntas, yang memuat langkah penelitian dan pencocokkan data kependudukan kepada warga, jumlah kepemilikan akta pun melonjak menjadi 50,6%.

“Setelah Pihaknya kerja keras melakukan coklit (pencocokan dan penelitian) data ke seluruh desa, lewat program Desa Tuntas, kesadaran warga pun meningkat signifikan. 
 
Kepemilikan akta pun langsung melesat sampai 50,6%. Kami juga upayakan ‘jemput bola’ ke orang-orang yang diduga belum punya akta. Hasilnya, setelah di-coklit, divalidasi, ternyata banyak di antaranya sudah punya (akta), karena dulu bikinnya manual,” 
 
(wk)

About RadioGsp Pamanukan

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama