» » Tukang Baso Cuankie ganti Sambel..lantaran harga cabe meroket

Harga Cabe-cengek kini melambung tinggi di pasar-pasar di Jawa Barat Dipasar Cisalak dan Tanjungsiang harga Cabe Hijau dijual hingga Rp 100 Ribu Rupiah  sementara cabe merah hingga 60.
 
“Mahal Harga Cengek Hijau hingga Rp 110 Ribu, kini belinya ons-ons aja nggak Kilo-kilo,” Kata Nunung Warga Cisalak 

Sementara itu Dilansir Detik.com Harga cabai, khususnya cabai rawit merah, sedang melambung.

Menurut Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution, naiknya harga cabai karena pengaruh hujan yang terlalu lama.

“Harga cabai memang sedang naik. Kenapa? ya karena musimnya terlalu banyak hujan,” kata Menko Perekonomian yang didampingi Gubernur Jawa Timur Soekarwo, belum lama ini 
“Anda tahu, kalau airnya banyak, cabai itu mudah kena jamur,” ujarnya sambil menambahkan, mungkin petani cabai yang memiliki lahan setengah hektar, hasilnya sekitar sepertiga atau seperempat, dilansir laman tersebut

“Apa yang terjadi kalau produksinya turun, pasti harganya naik. Anda mengharapkan harga cabai turun segera ke Rp 30.000-Rp 40.000, ya susah juga,” katanya.

Di Kalimantan bahkan Harga Cabe ada yang mencapai Rp 200 Ribu lebih mahal dari daging sapi. 

Pedagang Beralih Ke Sambel Saos
Sementata itu sejumlah pedagang makanan yang biasanya menggunakan sambel Cabe hijau mulai beralih ke sambel-sambel saos pabrikan hal ini dilakukan karena harga yang sudah tak bersahabat untuk komoditas tersebut.

“Udah ganti kang, sekarang pake sambel saos kalau kemarin-kemarin  masih pake cabe hijau (cengek, red) asli takut gak ketutup modal makanya diganti,” Ungkap Asep pedagang baso cuankie di temui di pasar Kasomalang Kabupaten Subang. (Red)

About RadioGsp Pamanukan

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama