» » 2 Pelajar Pantura Terkapar Di Tambakdahan Disabet Samurai

Dua orang remaja(pelajar) Minggu dini hari (5/2) sekitar pukul 00.30 Wib mengalami aksi penganiayaan oleh  sekelompok pemuda di Pamanukan. Akibat tindak kekerasan sekelompok pemuda tak dikenal tersebut, dua orang remaja bernama Rian dan Rasta (19) yang masih berstatus pelajar  tersebut terkapar bersimbah darah  penuh luka sabetan samurai.
 
berdasarkan keterangan korban, kronologis kejadian tersebut bermula dengan tindakan kekerasan sekelompok pemuda  di Pamanukan terhadap dua orang remaja (pelajar) pengendara motor scoopy, ketika terjadi ketika kedua korban dalam perjalanan pulang dari Pamanukan menuju Tambakdahan

dikawasan jalan raya Desa Rancasari Pamanukan korban dihadang sekelompok pemuda tak dikenal dan langsung memukuli kedua korban tanpa ampun bahkan salah seorang pelaku pengeroyokan membawa samurai dan tanpa ampun pelaku menyabetkan samurainya berkali kali ke tubuh korban hingga korban terkapar

Kedua korbanpun mengalami luka luka di bagian wajah sebelah kiri, kepala, punggung, akibat sabetan samurai pelaku sementara motor Scoopy yang digunakan oleh korbanpun dibawa kabur pelaku

Polisi yang datang ke TKP dibantu warga setmpat langsung membawa kedua korban ke RS PMC Pamanukan guna mendapatkan penanganan medis

Adapun Identitas korban penganiayaan diantaranya Rasta bin tarim, umur 19 thn,pelajar,dusun galik rt.10 rw 3 ds bojong keding kec.tambak dahan 2. Nama Rian umur 19 thn, pelajar, kp krajan rt.5 rw 2 kec.bojong nengah kec tambak dahan

 Hingga pukul 21.00 Wib, Pihak kepolisian Polsek Pamanukan masih memeriksa sejumlah saksi mata diantaranya Rony bin tamin, Umur 18 tahun, Pekerjaan buruh , Desa Rancasari Rt 7 rw 3 kec. Pamanukan yang melihat kejadian”tukasnya.

Menurut Informasi 7 orang diduga pelaku berhasil ditangkap, minggu sore (5/2) dan berhasil diamankan Aparat Polsek Pamanukan. (wk)

About RadioGsp Pamanukan

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama