» » Belasan PNS Ajukan Cerai

Bewara GSP - Badan Kepegawaian dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Subang mencatat, sebanyak 13 PNS (Pegawai Negeri Sipil) mengajukan cerai. Data tersebut diperoleh dari bulan Januari hingga Februari 2017. 

Sebanyak 7 PNS mengajukan cerai di bulan Januari. Sisanya, 6 orang mengajukan cerai di bulan Februari.
 
Kasubid Displin BKPSDM Subang, Endang Ruhyat mengatakan, saat ini pihaknya sedang melakukan dengan melibatkan Inspektorat Daereh (Irda). “Kita lakukan mediasi bagaimana bagusnya, karena lumayan banyak juga. Belum sampe 2 bulan, sudah ada 13 PNS yang mau melakukan perceraian,” ungkapnya.

Dijelaskan Endang, tingginya angka perceraian di lingkungan PNS lebih disebabkan ketidakcocokan kedua pasangan. Jika perceraian itu tetap dilakukan, maka akan berdampak terhadap status PNS yang bersangkutan.

“Seperti tunjangan keluarga dicabut dan lainnya,” tuturnya.

Masih menurut Endang, dari belasan PNS yang mengajukan cerai, sebagian besar merupakan guru di lingkungan Dinas Pendidikan. Sisanya adalah perawat dan bidan. “Tapi tetap nanti keputusannya (cerai) ada di Pengadilan Agama Kabupaten Subang,” tandasnya.

Di kesempatan tersebut, Endang menyayangkan tingginya angka perceraian di lingkungan PNS. “Untuk menempuh menjadi pns sangat susah. Namun ketika sudah jadi PNS malah mengundurkan diri dengan alasan klasik,” jelasnya.

Selain belasan PNS mengajukan cerai, kata Endang, satu orang PNS mengajukan pengunduran diri. Alasannya, yang bersangkutan enggan mengikuti suaminya yang bertugas ke luar daerah.“Saat ini kita sedang melakukan pemberkasan PNS yang bersangkutan,” ujar Endang Di Subang  kemarin (22/2).

Di kesempatan terpisah, Humas Pengadilan Agama Kabupaten Subang, Cecep mengatakan, angka perceraian PNS di lingkungan Pemkab Subang cukup tinggi. Bahkan sebagian perceraian akibat hadirnya orang ketiga.“Kalo dari faktor ekonomi, para PNS ini kebanyakan berkecukupan. Alasan perceraian ini para PNS ini melampirkan berkas jika pasangannya tidak ada kecocokan sehingga memilih cerai,” terangnya.

Data yang dihimpun  selama tahun 2016 lalu, angka perceraian di Panitera Pengadilan Agama mencarai 3.776 kasus. Dari angkat tersebut, jumlah pemohon cerai gugat yang dilayangkan pihak istri mencapai lebih dari dua kali lipat daripada jumlah pemohon cerai talak yang diajukan suami.

Pengadilan Agama Kabupaten Subang mencatat, jumlah cerai gugat dalam satu tahun (2016, red) sebanyak 2643 kasus. Sementara jumlah cerai talak yang tercantum sebanyak 1.133 kasus.Faktor ekonomi paling dominan menjadi penyebab perceraian gugat. 

Angkanya mencapai 70 persen. Faktor lain diantaranya karena hadirnya orang ketiga dan KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga).Subang kota menjadi salah satu kecamatan penyumbang tertinggi angka cerai dibanding daerah lain.

Angka Cerai PNS
Januari: 7 orang
Februari: 6 orang

Status PNS:
Guru
Bidan
Perawat

Penyebab:
Tidak cocok dengan pasangan
Hadirnya orang ketiga

Sumber : Pasundan Ekspres 

About RadioGsp Pamanukan

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama