» » MUI Subang Tegas Menolak Sertifikasi Khotib

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Subang KH. Musa Mutaqin menolak adanya wacana diberlakukannya sertifikasi Khotib Sholat Jum'at oleh Kementerian Agama.

Penolakan itu disampaikan Ketua MUI Kabupaten Subang KH. Musa Mutaqin. Menurutnya, jika semua Khotib Sholat Jum'at harus mengikuti sertifikasi Kemenag, itu sudah masuk dalam upaya Pemerintah untuk membrendel para Khotib untuk menyampaikan pesan yang diajarkan Rosul Muhammad SAW dan perintah Alloh SWT.

"Wacana ini, merupakan sebuah preseden buruk bagi Pemerintah, karena upayanya sudah mengalami sebuah kemunduran, dan MUI Subang jelas, sangat menolak dengan tegas sertifikasi Khotib Sholat Jum'at tersebut," tegas KH. Musa  di Subang, Jum'at (10/2/2017).

Ia mengatakan, jika Khotib Jum'at di sertifikasi, berarti Khotib yang lolos sertifikasi nanti akan dibayar oleh Pemerintah.

"Apakah Kemenag berani bayar berapa ?, bagi Khotib yang sudah lolos sertifikasi, dan siapa yang akan bayarnya nanti ?, tanya Musa.

Sementara itu, kata Musa, pihaknya cenderung lebih setuju, apabila Pemerintah atau Kementerian Agama memperbanyak bimbingan dan pelatihan bagi para Khotib, agar lebih banyak memiliki wawasan. 

Jika banyak Khotib, yang dinilai dalam penyampaian pesan Khutbahnya yang melenceng dari essensi Agama.

"Khotib itu-kan hanya menyampaikan pesan meski satu ayat pun, seperti apa yang di sampaikan Rosululloh Muhammad SAW, untuk menyampaikan wasiat, perintah, dan peringatan dari Alloh SWT, serta pesan yang menggembirakan bagi Umat Islam," pungkas Musa.(re-r2i)

About RadioGsp Pamanukan

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama