» » Polres Subang Gelar Operasi Simpatik Selama 20 Hari

Bewara GSP - Polres Subang menggelar Operasi Simpatik 2017, dengan melibatkan Personil Gabungan dari Sub Denpom III/3-2 Subang, Kodim 0605 Subang, Dinas Satpol PP dan Linmas serta Dinas Perhubungan. 

Kabag Ops Polres Subang Kompol Kusno Dwiantara selaku penanggungjawab dari Operasi Simpatik 2017 menyatakan, Operasi Simpatik ini, sebagai upaya menciptakan opini positif dalam mewujudkan Ketertiban, Keselamatan dan Kelancaran berlalulintas di Jalan Raya, yang sampai saat ini tren pelanggaran berlalulintas khususnya di Wilayah Hukum Polres Subang, terus mengalami peningkatan, dari tahun ke tahun. 

"Operasi Simpatik ini, sebagai upaya dari Kepolisian, untuk menekan angka kecelakaan lalulintas, yang disebabkan oleh pelanggaran lalulintas di jalan raya," ujar Kompol Kusno di Subang, Rabu (1/3/2017). 

Ia mengungkapkan, angka kecelakaan lalulintas di jalan raya akibat pelanggaran berlalulintas, pelanggaran lalin di tahun 2015 berupa tilang berjumlah 5.439.052 kasus, tahun 2016 sebanyak 6.272.375 kasus pelanggaran, berupa teguran di tahun 2015 sejumlah 2.526.162 kasus, dan di tahun 2016 sebanyak 2.225.404 mengalami penurunan khusus untuk pelanggaran yang sifatnya teguran. 

"Untuk pelanggaran dengan tindakan tilang mengalami trend kenaikan hingga 15 persen selama kurun waktu satu tahun, sedangkan untuk pelanggaran yang sifatnya teguran, mengalami penurunan sekitar 11 persen," bebernya. 

Sementara itu kata Kusno, untuk jumlah kecelakaan lalulintas di tahun 2015 lalu sebanyak 98.970 kasus lakalantas, dan pada tahun 2016 naik menjadi 105.374 kejadian lalin, dengan korban meninggal dunia di tahun 2015 berjumlah 26.495 orang, dan di tahun 2016 senamyak 25.859 orang. 

 "Jumlah lakalantas antar tahun 2015 hingga 2016 mengalami penurunan sebanyak 6 persen, sedangkan untuk jumlah korban meninggal dunia turun menjadi 2 persen, sedangkan kerugian materi di tahun 2015 lalu mencapai Rp272.314.014.600 dan di tahun 2016 sejumlah Rp226.416.414.497, turun sekitar 20 persen," jelasnya. 

Lebih lanjut Kusno berharap, dengan digelarnya Operasi Simpatik tersebut, bisa meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalulintas, meminimalisir pelanggaran lalulintas, menurunkan angka lakalantas, meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Kepolisian, dan terciptanya situasi Kamseltiblancarlantas menjelang hari Bhayangkara ke 70 tahun 2017.(r2i)

About RadioGsp Pamanukan

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama