» » Potensi Hujan Lebat Pada Februari, Ancaman Banjir Meningkat

Masyarakat diimbau untuk waspada terhadap ancaman banjir dan longsor karena intensitas hujan di sepanjang Februari masih tinggi. Bahkan diprediksi puncak hujan adalah akhir Februari 2017.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana  (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hingga 13 Februari potensi hujan lebat dan merata di seluruh Indonesia.

“BMKG memprediksi sampai tanggal 13 Februari 2017, potensi hujan lebat merata di seluruh Indonesia sehingga ancaman banjir meningkat termasuk di Jabodetabek. Banjir akan tetap dominan. Februari memang puncak musim hujan,” 

Tercatat, sepanjang Januari hingga Februari, berbagai kejadian bencana khususnya banjir, longsor dan angin puting beliung terjadi dibanyak daerah. Selain itu, tercatat pula dari tanggal 9 Februari hingga 12 Februari, ada 27 kabupaten/kota yang dilanda banjir, longsor dan angin puting beliung. 

Adapun 27 kabupaten/kota itu diantaranya adalah Gorontalo utara, Pati, Pandeglang, Lebak, Tabanan, Magetan, Sukabumi, Magelang, Karang Asem, Bangli, Temanggung, Semarang, Cilacap, Trenggalek, Ponorogo, Sumbawa, Lombok timur. Musibah tersebut telah menimbulkan korban jiwa, luka berat, luka ringan dan pengungsian. Tercatat 17 orang meninggal dunia. 

“Kemarin sore ada banjir di Pacitan. Sebelah barat alun-alun Pacitan sehingga seluruh jalan jadi kanal karena banjir besar. Akses jalan Trenggalek-Ponorogo ambles di 14 titik. Ini membahayakan masyarakat,” ujarnya.

Dia mengingatkan masyarakat yang bermukim di perbukitan dan bantaran sungai, agar tetap waspada. Apabila hujan dengan intensitas tinggi terus mengguyur maka mengungsi ke tempat yang lebih aman.

“Masyarakat yang tinggal di rawan longsor 40, 9 juta jiwa seperti Kintamani. Yang tinggal di rawan banjir adalah 60 juta jiwa. Puncak hujan Januari-Februari begitu banyak di Indonesia. Secara umum baik banjir dan longsor sudah bisa diprediksi . Kapan terjadi. Setiap tahun selalu terjadi ditempat yang sama,” ujarnya.(rri)

About RadioGsp Pamanukan

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama