» » 1.800 Buruh PT Hansel Dirumahkan

Bewara GSP- Sedikitnya 1.800 orang buruh PT Hansel terpaksa dirumahkan. Krisis global yang melanda sejak 2015 menjadi salah satu faktor perusahaan garment tersebut goyah hingga berhenti beroperasi alias bangkrut.
 
Ketua Apindo Subang, Oo Irtotolisi membenarkan PT Hansel mengalami keterpurukan. Bahkan gaji para buruh yang di-PHK pun hingga kini belum dibayarkan.

Di kesempatan tersebut, Oo pun meminta pihak Disnakertrans para eks buruh PT Hansel yang hingga saat ini belum mendapatkan pekerjaan. Sementara itu ia meminta pihak pengusaha untuk menyelesaikan gaji para buruh yang belum dibayarkan.

Bahkan untuk menyelesaikan persoalan itu, lanjut Oo, pihaknya sudah memanggil pihak PT Hansel. Pemanggilan itu bertujuan mencari solusi agar persoalan tersebut bisa selesai.

“Kita sudah lakukan pemanggilan terhadap pengusaha dan memberikan win win solution. Seperti misalkan meminjam kredit ke bank ataupun mencari cara lain agar para pekerja bisa terpenuhi haknya,” jelas mantan Kepala Disnakertrans tersebut.

Masih menurut Oo, PT Hansel berdiri sejak tahun 2001. Namun memasuki tahun 2017, perusahaan bergerak dalam bidang padat karya (garmen) dinyatakan pailit. Ia juga berharap PT Hansel memberikan kesempatan para buruhnya untuk disalurkan ke perusahaan lain.(pe)

About RadioGsp Pamanukan

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama