» » 6 Bahaya ngeri tak terduga saat kamu pakai tusuk gigi, sudah tahu?


Bewara GSP - Sisa-sisa makanan yang tertinggal di sela-sela gigi atau gusi, maka hal tersebut tanpa disadari akan menyebabkan abrasi. Selain itu, dalam Pasti ada saat-saat kamu makan sesuatu dan kemudian partikel kecil makanan tersebut terjebak alias 'nyangkut' di antara gigi. 

Nah, untuk menyingkirkan itu biasanya beberapa orang memiliki kebiasaan menggunakan tusuk gigi. Pertanyaannya, apakah tusuk gigi benar-benar aman?... Menurut para ahli, menggunakan tusuk gigi adalah salah satu cara yang kurang sehat. 

Sesekali mungkin masih aman, namun bagaimana jika ada seseorang yang sudah kecanduan dengan tusuk gigi? 

Beberapa ada lho, yang benar-benar tidak bisa lepas dari tusuk gigi pasca makan.

So, di sini kita akan membahas beberapa alasan mengapa kamu harus berhenti menggunakan tusuk gigi sering-sering. Pasalnya, bahaya yang ditimbulkan cukup ngeri. Penasaran? Simak ulasannya di bawah ini.

1. Menyebabkan abrasi :  Saat kamu menggunakan tusuk gigi untuk mengangkat kasus terparah juga bakal berakhir dengan pendarahan.  Jika tetap dilakukan dalam jangka waktu yang lama tanpa menghiraukan pertanda itu, dapat menyebabkan kerusakan pada seluruh set gigi. Waduh!

2. Penyakit gusi : Menggunakan tusuk gigi hanya sesekali mungkin masih aman. Dampak tidak akan terjadi separah jika kamu terus menggunakannya tiap selesai makan. 
Pasalnya kebiasaan tersebut dapat menyebabkan kerusakan tidak hanya pada gigi, namun juga gusi. Jika tidak diobati dan ditangani dengan baik, maka dapat menyebabkan penyakit gusi ireversible parah.
 3. Kerapatan gigi melonggar :  Ketika tusuk gigi sering dipakai untuk membersihkan di tempat yang sama, maka hal tersebut akan menciptakan ruang yang lebih besar dan lebar antara satu gigi dengan sebelahnya. Ini justru akan lebih memperburuk kondisi. 
Ada kemungkinan makanan yang lebih besar bisa sering nyangkut di sana karena kerapatan gigi sudah berkurang.

4. Kerusakan enamel gigi :  Ketika seseorang menggunakan tusuk gigi untuk membersihkan sisa-sisa makanan, ada salah satu kebiasaan yang sulit dihindarkan. 
Proses pembersihan atau pencongkelan sisa makanan akan disertai dengan gigitan-gigitan kecil pada ujung tusuk gigi.    
Padahal hal tersebut dapat menyebabkan kerusakan pada enamel gigi. bagi yang belum tahu, enamel gigi adalah lapisan luar gigi yang bisa dilihat. Lapisan ini mengandung 5 persen air dan 95 persen zat inorganik hidroksi apalit (senyawa kalsium fospat), dan zat organik (protein serta mukopolisakarida). Enamel merupakan bagian paling kuat dalam tubuh manusia.

5. Posisi gusi berubah :  Penggunaan tusuk gigi dengan intensitas tinggi sudah dibahas sebelumnya bahwa akan menyebabkan kerusakan pada gusi. Namun yang cukup mengkhawatirkan dalam kondisi kerusakan gusi adalah berubahnya posisi gusi yang akan bergerak turun dari posisi sebenarnya.   Hal ini dapat menyebabkan kerusakan pada akar gigi juga,

6. Bau mulut :  Tusuk gigi biasanya digunakan untuk menghilangkan sisa-sisa makanan yang terjebak di antara gigi. Ketika makanan ini berada di sana dalam jangka waktu yang lama maka akan menimbulkan bau yang tidak sedap.   Hal ini disebabkan oleh celah yang tadinya dihuni oleh makanan kecil membandel tadi tiba-tiba terangkat. Maka celah tersebut tentu masih meninggalkan bau yang tak sedap. (vml)

About RadioGsp Pamanukan

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama