» » DPRD Desak Tokma Pagaden segera Ditutup

Bewara GSP - Kisruh pembangunan Tokma menjadi perhatian DPRD Subang. Senin (13/3), Ketua DPRD Subang, Ir Beni Rudiono mendesak agar Tokma Pagaden segera ditutup. Sementara Tokma Pamanukan yang masih tahap pembangunan agar segera dihentikan. Desakan Beni bukan tanpa alasan. 

Pasalnya, pembangunan kedua Tokma belum mengantongi izin. Namun parahnya, meski belum memiliki izin, Tokma Pagaden sudah beroperasi sejak tanggal 9 Maret lalu.

Menurut Beni, beroperasinya Tokma Pagaden yang belum mengantongi izin pertanda lemahnya Pemkab Subang dalam menegakan perda (peraturan daerah). Bahkan dengan tegas Beni mengatakan, pembangunan kedua Tokma telah menyalahi prosedur.

Beni juga mengaku sudah memanggil instansi terkait untuk menjelaskan pembangunan Tokma dimaksud.

“Tokma belum ada izin, bisa-bisanya diresmikan dan beroperasi,” ungkap Beni. Di kesempatan tersebut, Beni juga mempertanyakan pembangunan Tokma yang lolos dari perhatian pemerintah daerah, dalam hal ini Satpol PP.

Bahkan menurut Beni, dirinya sudah melakukan koordinasi dengan Plt Bupati Subang Imas Aryumningsih. Dalam obrolannya, Pemkab akan segera membuat surat rekomendasi agar Tokma Pagaden segera ditutup.

“Bukan hanya berlaku bagi Tokma saja, namun berbagai toko modern yang belum berizin. Kita sudah ngomomg ke Plt Bupati. Beliau segera membuat  surat rekomendasi untuk menindaklanjuti hal tersebut,” jelasnya. 

Sebelumnya, Plt Kepala Dinas Satpol PP Kabupaten Subang, Yosef mengaku sudah melayangkan teguran sebanyak dua kali. Teguran pertama berupa lisan. Teguran kedua berupa surat peringatan. 

Bahkan pada saat peresmian Tokma Pagaden, pihaknya sempat menempelkan stiker peringatan di Tokma Pagaden. Namun peringatan tersebut sepertinya tak berdampak. Hingga saat ini Tokma Pagaden masih beroperasi.

“Seperti tidak digubris makanya kita lakukan surat pengawasan selama 15 hari kedepan,” pungkas Yosep. (pe)

About RadioGsp Pamanukan

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama