» » 17.524 Tak Dapat Akses Pendidikan

Bewara GSP - Tercatat ada sebanyak 17.524 anak usia sekolah tak mendapatkan akses pendidikan per Desember 2016. 

Angka itu menjadi perhatian pemerintah untuk mencari jalan keluar agar mereka mendapatkan pelayanan pendidikan kembali.
 
Kabid Pembinaan Paud dan Pendidikan Non Formal Disdikbud Kabupaten Subang, Maman Rohman Mulyadi mengatakan, data dari pusat tersebut jumlahnya cukup banyak. Sehingga anak-anak tersebut tidak boleh dibiarkan begitu saja.

Sebagai respon dari persoalan itu pihaknya akan segera melakukan verifikasi ke desa-desa. Nantinya pihak desa memastikan keberadaan orang-orang yang dimaksud. Setelah itu ditindaklanjuti untuk mengikuti pendidikan non formal di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

Data itu input dasar untuk ikut PKBM dan lembaga kursus nantinya. Banyak yang harus di layani. Makanya harus jemput bola.

Hasil jemput bola itu, pihaknya sudah menemukan sekitar 800 orang anak usia sekolah yang tidak sekolah. Mereka akan menjadi calon peserta untuk mengikuti belajar di PKBM dan lembaga kursus.

Mengenai anggarannya sendiri dari pusat sudah masuk Program Indonesia Pintar (PIP). Dengan ketentuan usianya 6-21 tahun.

Selain diajak untuk ikut pendidikan non formal, mereka yang putus sekolah didorong juga untuk ikut pendidikan formal. (pe)

About RadioGsp Pamanukan

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama