» » Inkrah, Gubernur Jabar Usulkan Ojang diberhentikan Tetap Mendagri

Bewara GSP - Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, dikabarkan, sudah resmi mengusulkan pemberhentian tetap Ojang Sohandi dari jabatan Bupati Subang, kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Tjahjo Kumolo.
 
Sebelumnya, Mendagri baru memberhentikan Ojang secara sementara, yang terhitung sejak tanggal 3 Oktober 2016, sampai dengan proses hukum selesai dan mempunyai kekuatan hukum tetap.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, surat bernomor 131/1471/Pemkam perihal Usulan Pengesahan Pemberhentian Bupati Subang a.n. H Ojang Sohandi, SSTP.,MSi ini, dilayangkan Gubernur Ahmad Heryawan kepada Mendagri pada tanggal 15 Maret 2017.

Dalam surat yang berisikan tiga poin tersebut, dinyatakan bahwa: pertama, Ojang Sohandi telah diberhentikan sementara dari jabatan Bupati Subang masa jabatan 2013-2018 berdasarkan Keputusan Mendagri Nomor 131.32-9504 Tahun 2016, terhitung sejak tanggal 3 Oktober 2016, sampai dengan proses hukum selesai dan mempunyai kekuatan hukum tetap.

Kedua, berdasarkan kutipan putusan pengadilan Nomor: 67/Pid.Sus/TPK/2016/PN.Bdg yang diucapkan dalam sidang terbuka pada tanggal 11 Januari 2017, Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Bandung Kelas IA Khusus menyatakan, terdakwa a.n. Ojang Sohandi telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan tindak pidana pencucian uang serta dijatuhkan pidana penjara selama 8 (delapan) tahun.

Ketiga, berdasarkan ketentuan Pasal 83 Ayat (4) UU Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, kepala daerah dan wakil kepala daerah diberhentikan tanpa melalui usulan DPRD apabila terbukti melakukan tindak pidana sebagaimana dimaksud pada Ayat (1) berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.

Selanjutnya, surat tersebut menegaskan, berkenaan dengan poin-poin itu, gubernur mengusulkan pemberhentian Ojang dari jabatannya sebagai Bupati Subang masa jabatan 2013-2018, sesuai peraturan perundang-undangan.

Surat inipun, memuat sejumlah tembusan yang disampaikan kepada pihak-pihak terkait, di antaranya Wakil Bupati Subang, Ketua DPRD Subang, dan Ketua KPU Subang.

Terkait surat tersebut, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Subang, Maman Suparman, mengaku, belum menerima informasi atau surat apapun dari gubernur ihwal usulan pemberhentian Ojang.

“Sampai sekarang belum ada pemberitahuan, ataupun surat tembusan soal (usulan pemberhentian Ojang) itu. Adapun surat yang kami terima, hanya memuat pemberitahuan vonis Pak Ojang, yang menyatakan jika kasusnya sudah inkrah. Kalau usulan pemberhentian belum ada,”ujar Maman saat dihubungi via ponselnya. (Pojokjabar)

About RadioGsp Pamanukan

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama