» » BPD Harus Awasi Penggunaan Anggaran Desa

Bewar GSP - Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) Kabupaten Subang telah membentuk Forum Komunikasi Badan Pemusyawaratan Desa (FK BPD ). Pembentukan FK BPD ini dikarenakan adanya pergeseran dan perubahan kedudukan dan fungsi BPD dari UU No. 32/2004 dengan UU No. 6/2014 Tentang Desa.
 
Pembentukan FK BPD tersebut dilaksanakan pada hari jum’at 5 Mei 2017 yang berlangsung di Aula Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispemdes) Kabupaten Subang yang dihadiri oleh perwakilan BPD seKabupaten Subang.

Gelaran pembentukan FK BPD ini dihadiri oleh Kabid Kelembagaan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Drs. H. Tatang Abdul Qudus, MM dan didampingi Kasie Pemberdayaan Wawan, juga 37 orang perwakilan para anggota BPD dari 27 kecamatan se Kabupaten Subang.

Dalam sambutannya H. Tatang Abdul Qudus menegaskan komitmennya bersama-sama untuk membangun Subang dengan kemampuan dan niat yang tulus dari FK BPD.

“Kabupaten Subang bisa sukses dengan, satu niat yang tulus, organisasi yang unggul, ilmu yang mumpuni, dana dan rela berkorban,” ujarnya.

Tatang juga menaruh harapan besar atas terbentuknya Forum Komunikasi BPD tersebut agar bisa berintegritas dan terus eksis dalam menjalankan fungsinya, Ia berharap selama enam bulan kedepan FK BPD bisa berkiprah dan menunjukan hasil yang positif dalam kemajuan sebuah desa.

“Akan kami perhatikan dalam program DPA Dispemdes, guna menunjang tufoksi BPD di lapangan,” tambahnya.

Menurutnya saat ini kucuran anggaran desa setiap tahunnya terus mengalami peningkatan yang signifikan oleh karenanya melalui Forum BPD itu harus memberikan dampak yang positif dalam kemajuan pembangunan di desa dengan pengawasan pelaksanaan anggaran itu.

“Anggaran yang besar harus memberikan manfaat yang besar pula untuk masyarakatnya, mampu menampung aspirasi masyarakat luas,” tuturnya.

Sidang pembentukan FK BPD dipimpin oleh tiga perwakilan dari masing-masing wilayah BPD, adapun untuk wilayah tersendiri dibagi menjadi tiga yaitu wilayah utara, wilayah tengah dan wilayah selatan.

Untuk wilayah utara diwakili oleh H. Parahutan Harahap (BPD Legon Kulon), wilayah tengah diwakili oleh Sukardi (BPD Citrajaya- Binong), dan wilayah selatan diwakili oleh Agus Prisma (BPD Cisalak).

Dalam pelaksanaan pemilihan ketua umum seluruh peserta secara aklamasi memilih Imanudin (BPD Binong) sebagai ketua FK BPD Periode 2017-2022, yang selanjutnya tugas dari ketua terpilih adalah membuat AD/ART, struktur kepengurusan,struktur organisasi dan program kerja.

Dalam sambutan pertamanya Ketua FK BPD terpilih Imanudin mengatakan ada dua hal yang menjadi prioritas utama yang harus segera dilaksanakan yaitu, pertama menjalankan tugas sesuai yang telah diamanatkan dalam musyawarah sebelum pembentukan, kemudian kedua memperjuangkan aspirasi, ide dan gagasan dalam pembangunan mulai dari desa sampai dengan pembangunan nasional.

” Kedepan kita akan bekerja sama dan bersama-sama bekerja dalam memajukan pembangunan di Desa yang akan berkontribusi untuk kemajuan Pemkab Subang sampai nasional,” pungkasnya. (pe)

About RadioGsp Pamanukan

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama