» » Mobil Pegawai BPN Subang ‘Nyangkut’ di Separator Jalan Margonda

Bewara GSP - Mobil Suzuki Grand Vitara yang diekndarai Idris mengalami kecelakaan di Jalan Margonda Raya, Senin (29/5/2017) dini hari, gara-gara terserang kantuk parah.

Beruntung, Idris hanya mengalami luka-luka ringan akibat kecelakaan tersebut. Namun sayangnya mobil milik pegawai Badan Pertanahan Nasional (BPN) Subang ini mengalami rusak berat usai menghantam pembatas jalan (separator) dan tersangkut alias nyangkut di atasnya.

Peristiwa ini bermula dari Idris yang mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi dari arah Jakarta menuju Depok. Namun diduga karena kehilangan kendali, Idris akhirnya tak bisa mengubah arah mobilnya dan menghajar separator jalan di Jalan Margonda, tepat di depan SPBU 34-16406 Margonda.

“Kendaraan itu meluncur kencang dari Jakarta Menuju Depok. Setelah menabrak sparator jalan mobil ini nyangsang di bagian tengah jalan. Kebetulan kejadiannya mendekati waktu sahur. Kecelakaannya karena pengemudinya ngantuk berat saat menyetir,” ujar Kapolsek Beji, Kompol Bambang Handoko kepada Kriminalitas.com.

Beruntung di lokasi kejadian ada petugas kepolisian yang tengah berpatroli menggunakan kendaraan dinas 8102. Para petugas yang menyaksikan kecelakaan itu langsung menyelamatkan Idris yang mereka temukan dalam keadaan berlumuran darah dan nyaris pingsan.

“Sejam kami baru dapat mengevakuasi kendaraan ini dari separator jalan. Hampir nyawa pengemudinya melayang, soalnya keadaannya sangat kencang sekali. Mungkin kalau tak nyangkut di separator, pengemudinya tewas,” tuturnya.

Dari indentitas yang mereka dapati, lanjut Bambang, pengendara Suzuki Grand Vitara yang mengalami kecelakaan tunggal itu bernama Idris yang berstatus sebagai pegawai BPN Subang.

Kedatangan korban ke Kota Depok ini untuk mengunjungi salah satu rekannya yang baru saja dipindahkan. Untuk memburu waktu agar dapat sahur bersama korban pun melajukan kendaraan itu dengan kecepatan tinggi.

“Korban memang baru pertama kali melintas jalan di Margonda, tidak melihat ada sparator pembatas jalan mobil, dan posisi memang sudah mengantuk. Ya, ini jadi salah satu contoh tidak baik mengemudi dalam keadaan mengantuk,” pungkas.
(ts)

About RadioGsp Pamanukan

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama