» » Siapkan Check Point di Jalur Pantura, Tarif Tol Cipali Direncanakan Naik

Bewara GSP - Polres Subang menyatakan sedang menyiapkan pengamankan arus mudik dan arus balik lebaran tahun 2017.
 
Kapolres Subang AKBP Yudhy S Wahid mengaku, pekan lalu dirinya telah mengikuti rapat koordinasi pengamanan lebaran tahun 2017 di Jawa Tengah bersama seluruh Polres di jalur Pantura.

Kami juga telah melakukan pemantuan di jalur Pantura dari mulai perbatasan Karawang-Subang hingga Subang-Indramayu,” ungkap Kapolres.
 
Di kesempatan tersebut, ia meminta seluruh Polsek di jalur Pantura Subang mendirikan Check Point. Keberadaan check point dianggap penting untuk istirahat ribuan pemudik yang melintas di jalur tersebut.

“Check point atau rest area kita siapkan di Ciasem. Seharusnya setiap Polsek di jalur pantura ada check poin agar para pemudik baik yang mengunakan roda dua maupun roda empat bisa istirahat,” jelasnya.

Sementara terkait kondisi jalan di jalur Pantura, Kapolres berharap pada H-10 lebaran kondisinya sudah mulus. Hal itu untuk menekan tingkat kecelakaan lalu lintas. Menurutnya, sejauh ini di sejumlah titik di jalur pantura sudah dilakukan perbaikan.

“Kita berharap tingkat kecelakan tidak terlalu tinggi. Kalau tidak ada (kecelakaan), saya kira tidak mungkin,” tandasnya.

Tak hanya itu, Kapolres juga mengintruksikan setiap anggota yang turun ke lapangan selalu mengimbau kepada pengendara untuk mengurangi kecepatan.

Di kesempatan terpisah Kabag Lalin PT Lintas Marga Sedaya (LMS), Endris Lumowa mengatakan, selaku pengelola Tol Cipali, saat ini pihaknya sedang melakukan perbaikan di sepanjang jalur, salah satunya di KM 92.400 yang sebelumnya sempat amblas. Sebelum pelaksanaan arus mudik, perbaikan diharapkan selesai seluruhnya.

“Perbaikan terus kita tingkatkan agar arus mudik dan balik lancar,” ujar Endris.

Untuk menekan angka kecelakaan di Tol Cipali, kata Endris, pihaknya akan membuat garis kejut yang ditargetkan selesai sebelum lebaran.

“Paling banyak pasang di wilayah Subang, karena area Subang banyak terjadi kecelakaan,” tuturnya.

Sementara pasca lebaran 2017, PT LMS berencana menaikan tarif Tol Cipali sebesar 5 persen. Namun demikian, kepastian kenaikan tarif pihaknya masih menunggu keputusan dari pusat.

Kata Endris, rencana kenaikan tarif dianggap sangat wajar. “Kenaikan tarif 5 persen itu rencana dari pusat,” tegasnya. (pe)

About RadioGsp Pamanukan

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama