» » Giliran Kepala Sekolah Bakal Dimutasi

Bewara GSP - Selama menjabat Bupati Subang, Imas Aryumningsih sedikitnya sudah melakukan empat kali mutasi. Mutasi 77 orang pejabat eselon kemarin (Rabu, red), bukanlah yang terakhir. Dalam waktu dekat, Pemkab Subang bakal kembali melakukan mutasi. Kali ini giliran para kepala sekolah yang akan dimutasi.
Kabid Mutasi BKPSDM Subang, Wawan, kemarin (9/8) 

tak memungkiri rotasi dan mutasi pejabat yang dilakukan Pemkab Subang mengundang perhatian banyak pihak. Namun dirinya memastikan proses mutasi sudah sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Terkait seringnya mutasi, Wawan menjelaskan, hal itu dilakukan karena pejabat yang bersangkutan, pasca dimutasi, tidak sesuai harapan.
“Banyak pertanyaan kenapa pejabat yang sudah dimutasi, bisa kembali ke tempat semula. Kita menjelaskan karena pejabat yang bersangkutan tidak bisa melakukan pekerjaan baru yang diembannya,” jelas Wawan.
Masih menurut Wawan, jelang pelaksanaan Pilkada Subang pada tahun 2018, Bupati Subang Imas Aryumningsih tidak bisa melakukan mutasi pejabat. Alasannya, hal itu bertentangan dengan aturan perundang-undangan. Mutasi pejabat bisa dilakukan sekurang-kurangnya 6 bulan sebelum penetapan calon. Setalah itu tidak boleh ada mutasi pejabat.
“Namun jika ada izin tertulis dari Mendagri, maka sah-sah saja dilakukan mutasi,” tandas Wawan.
Sementara sesuai informasi yang diterimanya dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Subang, kata Wawan, penetapan calon Bupati Subang akan dilaksanakan pada tanggal 12 Februari 2018. Itu artinya, hingga pertengahan bulan Agustus 2017, Pemkab Subang dilarang melakukan mutasi pejabat.
“Berdasarkan Peraturan KPU, 6 bulan sebelum penetapan calon bupati, tidak boleh ada mutasi. Tapi sah saja jika mutasi dilakukan atas izin tertulis dari Mendagri,” tuturnya.
Seperti diketahui, sehari sebelumnya, Rabu (8/8), Bupati Imas Aryumningsih melakukan mutasi terhadap 77 pejabat eselon. Mereka terdiri dari 4 orang pejabat eselon II, 4 orang pejabat eselon III dan 69 orang pejabat eselon IV.
Posisi jabatan eselon II diantaranya Kepala Dinas PUPR dari Dr Komir Bastaman MSI diganti Ir Besta Besuki yang sebelumnya menjabat Asda II. Besta sendiri bukan orang baru di Dinas PUPR. Saat masih bernama Dinas Bina Marga dan Pengairan, Besta pernah menjabat kepala dinas yang bermarkas di Jalan KS Tubun tersebut.
Posisi jabatan eselon II lainnya yaitu Kepala Badan Penanaman Modal Satu Pintu (BPMPTSP) yang diserahterimakan dari Kusman Yuhana kepada Asep Sumarna. Asep sebelumnya menjabat Asda III.
Sementara untuk pejabat eselon III, yaitu Andri Supriatna ST MT yang sebelumnya menjabat Kabid Pertamanan PUPR akan menduduki posisi baru sebagau Kabid Pengairan. Sedangkan H Ismail dilantikan sebagai Kabid Pertamanan. Drs Adang Mulyana yang semula menjabat Inspektur Pembantu II Irda digantikan Uci Sanusi. Adang menduduki posisi baru sebagai Sekretaris Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah.
Sementara para pegawai lain yang dilantik merupakan pejabat eselon IV sebanyak 69 orang. Sehingag total yang dilantik kemarin sebanyak 77 orang.
Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Bupati Subang Nomor: 821.2/Kep.372-BKPSDM/2017 untuk eselon II, dan Surat Keputusan Bupati Subang Nomor: 821.2/Kep.373-BKPSDM/2017 untuk eselon III.(pe)

About RadioGsp Pamanukan

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama