» » Masyarakat Legonwetan Dibantu Tagana, TNI dan Polri Perbaiki Tanggul Penahan Ombak Yang Jebol di Terjang Ombak Pasang

Bewara GSP - Masyarakat Desa Legonwetan Kecamatan Kegonkulon yang rumahnya tergenang air gelombang pasang dari perairan laut jawa, setinggi 30 sampai dengan 50 CM, akibat jebolnya tanggul penahan ombak, bergotong-royong bersama para relawan dari Taruna Siaga Bencana (Tagana), yang dibantu oleh Anggota TNI dari Koramil Pamanukan dan Anggota Polsek Legonkulon, untuk memperbaiki tanggul yang jebol tersebut, dengan menggunakan sebuah alat berat berupa beko.
Terkait hal itu Kepala Desa Legonwetan, Syarifah mengatakan, tanggul penahan ombak yang jebol itu, terjadi pada hari Senin (31/7/2017) sekira pukul 05.00 pagi, pada saat itu ombak yang terjadi di perairan laut utara jawa, cukup besar dengan ketinggian sekitar 2 meter, sehingga tanggul penahan ombak tersebut, tidak mampu menahan terjangan ombak tersebut, yang akhirnya menggenangi sejumlah rumah warga.
 
"Akibat gelombng pasang dengan ketinggian ombak sekitar 2 meter, membuat tanggul penahan ombak yang ada tidak mampu menahannya, sehingga terjadi jebol, dan air laut itu merendam sejumlah rumah warga dengan ketinggian 30 hingga 50 CM," ujar Syarifah di Subang, Rabu (2/8/2017).
 
Dikutif dari RRI Co Id - Akibat dari jebolnya tanggul penahan ombak tersebut, berdampak terhadap aktivitas warga yang rumahnya terendam itu, maka pihaknya kata Syarifah, meminta bantuan kepada Tagana dan TNI-Polri, untuk memperbaikinya. 
 
Sementara itu menurut Syrifah, setelah dilakukan perbaikan, tanggul penahan ombak tersebut, sudah kembaki kesemula, dan air laut pun sudah kembali surut, begitupun dengan aktivitas warga yang rumahnya terendam itu, sudah kembali notmal.

About RadioGsp Pamanukan

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama