» » Pedagang Diminta Jual Wortel Lokal

Bewara GSP -Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Subang menginstruksikan pedagang untuk selektif memilih produk wortel yang hendak dijual. Pasalnya beberapa hari lalu terkuak penyelundupan bibit wortel berbahaya asal Tiongkok.
Dikirim melalui jalur laut, bibit wortel itu masuk Indonesia melalui Semarang untuk kemudian ditanam di ladang yang berlokasi di lereng pegunungan Dieng, Jawa Tengah.
Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Brigjen Agung Setya menjelaskan, awalnya ditemukan pengiriman 108 keranjang bibit wortel asal Tiongkok oleh PT SA. Perusahaan tersebut bergerak dalam bidang impor buah.
Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan DKUPP Subang mengungkapkan pihaknya langsung melakukan sidak dan pengawasan ke toko modern dan pasar tradisional.
Untuk itu, pihaknya mengimbau pedagang untuk berhati-hati menerima suplai wortel. Pedagang disarankan untuk menjual wortel lokal dibanding wortel impor yang berbahaya tersebut.
Sebelumnya, Pakar budi daya pertanian dari Universitas Pembangunan Nasional (UPN) ”Veteran” Jawa Timur Ramdan Hidayat menegaskan, penyelundupan benih wortel asal Tiongkok sangat membahayakan. Sebab, setiap produk segar asal tumbuhan (PSAT) harus menjalani serangkaian pemeriksaan ketat sebelum dikonsumsi atau ditanam di Indonesia. Itu dilakukan untuk memastikan produk tidak mengandung hama, sumber penyakit, ataupun patogen. ”Wajib dikarantina untuk mengetahui kesesuaian kandungan,” ujarnya.
Sementara itu, pengusaha warung tegal (warteg) mengaku waswas dengan adanya wortel berbahaya. (pe)

About RadioGsp Pamanukan

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama