» » 3.000 Mangrove Ditanam di Pesisir Subang

Bewara GSP -Penanaman 3.000 pohon mangrove berlangsung di Desa Mayangan Kecamatan Legon Kulon Kabupaten Subang, Rabu, 6 September 2017. Kegiatan bertema restorasi mangrove wilayah pesisir Kabupaten Subang digelar Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Subang, Wanadri dan CSR PT. Pembangkit Jawa Bali (PJB).
Kegiatan yang digelar sebagai upaya menjaga garis pantai sekaligus mengurangi meluasnya genangan air laut naik ke darat termasuk saat banjir ROB datang. Kadis LH Subang, Yayat Sudrajat mengatakan program kegiatan restorasi manggrove wilayah pesisir dimulai dari Desa Mayangan, Legon Wetan dan Tegal Urung.
Selain penanaman sebanyak 3.000 mangrove, dilakukan pula pembuatan 3.500 bibit. Sebelum melaksanakan program ini, Yayasan wanadri sudah melakukan penelitian sejak 2015. Diketahui selama ini terjadi perubahan lingkungan cukup luas, termasuk degradasi lingkungan dan kemiskinan masyarakat di wilayah pesisir.
Dikatakannya, selain penanaman dan pembibitan mangrove, kegiatan diisi pula dengan peningkatan kapasitas masyarakat seperti pelatihan managemen sampah, pelatihan membuat pupuk cair, dan meberikan bantuan peralatan sampah dorong.
Bupati Subang Imas Aryumningsih, mengatakan keadaan lingkungan hidup dengan perubahan iklim seperti saat ini kondisinya mengkhawatirkan, apalagi saat air Rob datang genangan air ke pemukiman penduduk semakin meluas. 
Bupati berterimakasih kepada BLH, Wanadri, PJB, kementerian kehutanan dan seluruh elemen yang membantu pelestarian. Apabila tidak ada tanaman mangrove, genangan rob dipastikan akan semakin luas.
"Garis laut sepanjang Subang harus dilestarikan diantaranya dengan menanam dan menjaga mangrove. Apalagi mengenai sampah, jangan sampai membuang ke laut, kita harus tegas mengenai sampah sekarang," tuturnya. (prlm)

About RadioGsp Pamanukan

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama