» » Satu Lagi, TKW Asal Binong Subang Pulang Tinggal Nama

Bewara GSP -Nasib tragis kembali dialami oleh TKI asal Kabupaten Subang. Siti Rokyaha warga Dusun Jatilima, Desa Karangwangi, Kecamatan Binong, Subang meninggal dunia di tempat kerjanya, Hongkong.

Hari sebelumnya, Warni, TKW yag bekerja di Arab meninggal dunia. Jenazah Warni tiba di rumah duka Dusun Sarimukti RT 03/RW 02 Desa Rancasari, Kecamatan Pamanukan, Subang, pada Ahad (9/9/2017) kemarin. Kedatangan jenazah Warni disambut isak tangis keluarga besarnya.

Warni, TKW asal Pamanukan tewas di tempat kerjanya di Penang Malaysia. Wanita kelahiran 197 itu, meninggal karena hemorrhagic. Hemorrhagic dalam istilah medis berarti pendarahan atau terjadi keluarnya darah secara berlebihan dan abnormal dari pembuluh darah. Kondisi pendarahan ini berkaitan dengan banyak hal salah satunya adalah kanker servik.

"Satu lagi akan datang jenazah TKW dari Hongkong Rabu 13-9-2017, orang Binong Subang an. Siti Rokayah binti Saad," kata Kasie penempatan TK bidang binapenta Dinas tenaga Kerja dan Transmigrasi, Subang, Indra Suparman dalam akun socmednya.

Saat dihubungi, Indra belum memberi keteragan jelas seputar meninggalnya Rokayah. 

Data dari Disnakertrans hingga Mei 2017, jumlah kasus yang menimpa TKI Subang sebanyak 44 TKI dari 2.147 orang yang tercatat di Disnakertrans. Dari 44 TKI itu diantaranya mengalami kasus kecelakaan lalu lintas, kecelakaan kerja atau sakit. Bahkan dari 44 orang itu, sebanyak 4 TKI yang meninggal dunia

Peristiwa terakhir menimpa Susi Sulastri warga Desa Sukatani RT.08/03 Kecamatan Compreng Subang. Ibu dua anak ini menderita sakit saraf servik setelah jatuh pingsan di rumah majikan di Taipei, Taiwan. Pada saat yang sama, Fauziah/Koriah warga Ciasem meninggal dunia di Arab Saudi. Belum diketahui pasti penyebab kematian itu. Pihak KJRI masih melakukan penyelidikan penyebab kematian Fauziah.

Di luar dua nama itu, ada Ade Rosita warga Ciasem, Subang. Dia terpaksa dilarikan ke Unit Gawat Darurat Linkou Hospital di Taiwan karena tubuhnya terbakar akibat ledakan mesin cetak di tempat kerjanya. (Tinjausubang)

About RadioGsp Pamanukan

Terimakasih telah berkunjung di GSP Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama